Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat & Berimbang

Pemerintah PusatTarik Rp 50 Miliar Dari Pemkab Nagekeo Realokasi APBD

0 1.321

Nagekeo, fokusnusatenggara.com / 21 April 2020
Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, melakukan skenario berupa realokasi dan refocusing Anggaran Pembangunan Daerah (APBD) Tahun 2020. Skenario realokasi ini setelah Pemerintah Pusat menarik kembali dana DAU Rp 50 miliar.

“ Kami harus lakukan realokasi dan refocusing APBD tahun anggaran 2020. Ini karena pemerintah pusat menarik kembali anggaran pembangunan Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Nagekeo, senilai Rp 50 miliar ,” kata Bupati Nagekeo dr Yohanes Don Bosco Do, usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) melalui video Teleconference ( 20/4).

Dengan adanya virus Covid-19 di tahun 2020 jelas dr Yohanes Don Bosco Do, skenario kerja untuk tahun anggaran 2020 menjadi berubah. Selain karena penarikan kembali dana DAU Rp 50 milyar ini juga ada pemanghkasan sejumlah item dana untuk penanganan Corona Covid -19 ini.

“ Kami memahami dan menerima kebijakan Pemerintah Pusat ini demi kepentingan bangsa yang tengah dilandah wabah pandemic Corona ini. ini . Tiga hari yang lalu, anggaran Rp 50 miliar lebih ditarik ke pemerintah pusat. Kami diminta sesuaikan kembali anggaran tahun 2020 ,” jelas dr Yohanes Don Bosco Do.
Dana DAU Rp 50 miliar yang ditarik kembali Pemerintah pusat ini sebut dr Yohanes Don Bosco Do tidak termasuk untuk bidang Kesehatan dan Pendidikan.

“ Jadi dana DAU yang ada di APBD Pemkab Nagekeo tahun 2020 untuk bidang Kesehatan dan Pendidikan tidak mengalami perubahan. Tetap dilaksanakan sesuai perencanaan ,” katanya.
Menyangkut Musrenbang dan pelaksanaan RKPD ditengah wabah, Pandemi Corona Covid -19 ini dr Yohanes Don Bosco Do mengatakan tidak masalah. Karena dilakukan menggunakan sarana IT melalui video Teleconference.

“ Kami terpaksa menggunakan sara tehnologi yang ada untuk melaksanakan musrenbang. Dan didalam ajang Musrenbang dan RKPD ini juga ikut membahas, relokasi, penyesuaian APBD terkait penarikan kembali dana Rp 50 miyar ,” tutup dr Yohanes Don Bosco Do.
Forum Musrenbang Teleconference tersebut, diikuti juga oleh Depdagri yang diwakili Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri, Bahri, S.STP, MSi, Kepala Bapelitbang NTT diwakili Sekretaris Badan, Maksi Manafe, dan Anggota DPR RI, Julie Laiskodat.

Comments
Loading...