Minim Biaya, Penderita Kanker Ini Pasrah Menunggu Nasib

0
1008
Loading...

KEFAMENANU,fokusnusatenggara.com- Petronela Kono (36), warga dusun Letkase, Desa Nian, Kecamatan Miomaffo Tengah, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa harus berjuang sendiri, dan menunggu nasib soal penyakit kanker payudara yang dideritanya. Ketiadaan biaya menjadi kendala bagi ibu rumah tabgga ini untuk berobat ke rumah sakit.

kankerMikhael Banu, kakak kandung Petronela, mengatakan, sejak awal munculnya penyakit ini, mereka sempat mendatangi rumah Sakit Umum Kefa, namun karena perawatannya tidak begitu intensif kanker payudara yang diderita Petronela terus membesar dan menjadi borok.

“Kita sempat ke rumah sakit, namun informasi yang kita peroleh dari dokter melalui perawat bahwa biaya rawat inap di rumah sakit 3 juta rupiah untuk satu hari satu malam,” kata Mikhael seperti yang dikutip melalui berandanusantara.com. Pada Senin 13 Juni 2016

Mikhael mengatakan, mahalnya biaya pengobatan yang disebutkan itu mengurungkan niat mereka untuk menjalani proses opname dan merekapun belum miliki kartu BPJS kesehatan.

Mikhael menuturkan, sejak saat itu mereka merawat Petronela hanya menggunakan ramuan tradisional. Namun bukannya membaik, malah kondisinya semakin memburuk.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya siang tadi mengatakan, Petronela sudah dijemput dan sedang dirawat di RSUD Kefamenanu dan sementara pemeriksaan jaringan apa masuk dalam kategori ganas atau bukan sehingga akan ditangani lebih intensif.

“Saya tahu dari media sosial dan penderita kanker sudah dijemput dan sedang dirawat di rumah sakit. Kita akan tangani pasien itu,” ujar Bupati Ray. (*BN/Lius Salu/Idus Taolin)

Foto : Petronela Kono, Pasien Penderita Kanker Payudara di Kefamenanu

Sumber Foto : www.berandanusantara.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here