LPPDM Manggarai Raya Siap Bersama Warga Komodo Tolak Rencana Relokasi

  • Bagikan

Marsel Ahang juga menyoroti soal pernyataan Gubernur Laiskodat yang menilai warga pulau Komodo sebagai warga yang tinggal secara liar, sebagaimana dilansir dalam Liputan6.com.

Bagi anggota DPRD Manggarai yang masa jabatanya akan segera berakhir Agustus mendatang, bahwa pernyataan tersebut sembrono, tidak masuk akal serta tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Pernyataan tersebut, kata dia, tidak layak diucapkan oleh seorang pemimpin. Viktor Laiskodat seolah-olah tidak mau mengakui warga Komodo itu sebagai bagian dari warga negara maju Manggarai Barat yang juga bagian dari wilayah Prop. NTT.

Baca Juga :  NTT Jadi Tuan Rumah Munas ADKASI

“Warga disana sudah lama membentuk kehidupan sebelum Komodo dinobatkan sebagai objek wisata. Mereka juga menurut saya, telah memenuhi syarat sebagai warga yang baik yakni membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Sehingga, tidak pantas jika Gubernur menganggap mereka sebagai warga yang liar, kata Ahang”.

Ahang mengecam keras pernyataan Gubernur Laiskodat tersebut, sehingga, dirinya berencana akan siap berjuang bersama warga pulau Komodo menolak rencana relokasi serta meminta Gubernur mencabut pernyataanya secara terbuka dihadapan publik Manggarai Barat, tegasnya.

Baca Juga :  Masyarakat Menanti Kinerja Nyata DPRD Bukan Janji

Sumber : Flobamora News


  • Bagikan