Kemiskinan Masih Jadi Isu Memalukan di NTT

  • Bagikan
Viktor Bungtilu Laiskodat
Viktor Bungtilu Laiskodat

Kupang, fokusnusatenggara.com / 20 April 2020
Kemiskinan yang ada di Provinsi NTT hingga kini masih menjadi isu yang memalukan. Karena itu semua dituntut untuk bekerja keras, berkolaborasi untuk menuntaskan kemiskinan ini.

“ Kemiskinan di NTT masih menjadi isu memalukan. Sepertin tingkat kemiskinan 20,62 %, rata-rata lama sekolah 7,3 tahun, stunting 30,80 % dan insfratruktur yang masih buruk ,” tandas Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Pemerintahan Sekda Provinsi NTT, Drs. Jamaludin Ahmad, MM saat membuka Pra Musrenbang Provinsi NTT ( 17/3).

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi NTT Sepanjang 2019 Relatif Stabil

Karena itu prioritas pembangunan wilayah di NTT tahun 2020 hingga 2024 yang akan datang jelas Viktor Bungtilu Laiskodat adalah mendorong percepatan pembangunan.

“ Kita harus mempercepat proses pembangunan. NTT ini berbasis hilirisasi pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata. Karena itu harus digenjot agar secara bertahap mengeluarkan NTT dari Provinsi termiskin ketiga di Indonesia ,” tegas Viktor Bungtilu Laiskodat.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 408 Siagakan Tenaga Medis

Agenda pembangunan atau prioritas nasional tambah Gubernur Viktor antara lain ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan. Selain itu pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan.

  • Bagikan