Keharmonisan Dan Toleransi Umat Beragama Di Belu Bagus

0
448
Loading...

Atambua, fokusnusatenggara.com / 6 Juni 2019

Kurang lebih tiga ribu umat muslim di Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste, Rabu 5 Juni 2019 melaksanakan Sholad Ied bersama di Lapangan Umum Atambua. Bertindak selaku imam Sholat Ied yakni Haji Muhamad Iqbal L Sunuri, Lc, MA. Sholat Ied ini berlangsung dengan khidmat dan mendapat pengamanan dari pihak Kepolisian, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belu dan Pemuda Lintas Agama.

Dalam khotbah, siraman rohaninya Imam sholat Ied Haji Muhamad Iqbal L Sunuri, Lc, MA juga mengungkapkan bahwa seorang muslim dimana saja berada, harus tetap menjalin komunikasi, hubungan yang harus baik. Antaranya hubungan baik dengan pencipta, dengan sesama umat beragama, juga terkhusus kaum muslim.
“ Orang yang beriman adalah orang yang memberikan keamanan kepada orang lain. Dimanapun dia berada seorang muslim dapat memberikan kontribusi baik ilmu maupun pengetahuan kepada sesama saudaranya ,” ungkap Haji Muhamad Iqbal L Sunuri, Lc, MA.
Karena itu jelas Haji Muhamad Iqbal bagi seorang muslim dimanapun bumi dipijak, wajib hukumnya harus baik dengan sesame saudaranya tanpa pandang bulu, suku, agama dan lainnya. “ Negara kita Indonesia ini beragam suku, agama dan ras. Semua kita disatukan dalam satu keragaman dibawa Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila. Ini harga mati. Harus kita jaga, kawal dan amalkan ,” jelas Haji Muhamad Iqbal L Sunuri, Lc, MA.

Sementara itu Ketua MUI Kabupaten Belu – Kaliman Lamarobak, S.Pd. MA, mengatakan melalui moment hari Raya Idul Fitri umat muslim dapat mengambil pelajaran dari puasa ramadhan selama satu bulan.
“ Puasa mengajarkan agar kita berkata jujur, menahan diri, menguasai keadaan sehingga tidak berbicara semaunya, membagi kasih sayang dengan kaum muslimin dan sesama manusia ,” ungkap Kaliman Lamarobak, S.Pd. MA.

Dalam nuansa kebersamaan kata Kaliman Lamarobak, S.Pd. MA sebagai umat muslim harus tetap menjaga keharmonisan yang sudah terjalin bagus di Kabupaten Belu ini. “ Toleransi antar sesama kita umat beragama di NTT khususnya Kabupaten Belu sangat bagus. Ini harus kita kawal dan jaga. Harus kita proteksi agar tidak disusupi pihak –pihak yang tidak bertanggungjawab mau mengganggu. Apalagi kita ini berbatasaan langsung dengan dua Negara yakni Timor Leste dan Australia ,” tegas Kaliman Lamarobak, S.Pd. MA.

Dia mengapresiasi sesama antar umat beragama di Kabupaten Belu yang telah memberikan dukungan penuh selama bulan puasa, malam takbiran dan puncaknya Sholad Ied 5 Juni 2019 ini.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua umat beragama di Kabupaten Belu yang sudah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan puasa sehingga dapat berjalan dengan baik dan pelaksanaan malam takbiran dengan menjaga kebersamaan untuk memeriahkan hari Raya Idul Fitri,” kata Kaliman Lamarobak, S.Pd. MA. ( Usif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here