Kapolda NTT Pimpin Apel Pemberangkatan Brimob BKO Polda Papua

0
62

Kupang, fokusnusatenggara.com / 14 Agustus 2019
Para anggota Polri yang menerima kepercayaan dalam penugasan di Papua harus bangga. Karena penugasan ini dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI.
“ Tujuan pergeseran dilakukan pergeseran seratus pasukan Brimob Polda NTT dalam rangka pengamanan antisipasi kontijensi dan penangulangan kelompok kriminal bersenjata di Polda Papua. Kalian dipercayakan menjaga kedaulatan NKRI. Laksanakan tugas dengan baik dan jaga nama baik institusi ,” kata Kapolda NTT Irjen Raja Erizman saat memimpin apel pemberangkatan 100 Personel Satuan Brimob Polda NTT yang akan melaksanakan tugas BKO Polda Papua ( 13/8).

Dia mengatakan saat ini di era globalisasi arus informasi sangat mudah berpindah dari satu titik ke titik lainnya. “ Setiap masyarakat yang memiliki akses internet dapat mudah untuk mempelajari serta mengaplikasikan setiap ilmu yang dimiliki. Termasuk kelomp[ok yang mereongrong kedaulatan NKRI. Ini merupakan tantangan bagi kita untuk menunaikan tugas pokok sebagai Anggota Polri”, ujar Irjen Raja Erizman.

Kini perkembangan di Indonesia mulai terjadi pemerataan, meningkatkan kualitas infrastruktur dari barat hingga timur. Namun tidak semua kelompok masyarakat menerima hal tersebut. “ Temasuk diwilayah Papua yang sering terjadi gangguan keamanan dan ketertiban yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata. Inilah salah satu tantangan kita ,” jelas Irjen Raja Erizman.

Secara khusus jelas Irjen Raja Erizman, bagi kelompok kriminal bersenjata tidak sulit untuk mendapatkan informasi berupa ilmu pengunaan senjata dan ilmu perang di dunia maya. Menghadapi hal tersebut Brimob Polri yang merupakan andalan Polri dalam menghadapi ancaman yang berintensitas tinggi.

“Karena itu para anggota Brimob yang diberi kepercayaan bertugas di Papua, harus tantang dengan ilmu dan strategi yang baik. Satuan Brimob Polda NTT mendapat amanah dan kepercayaan untuk mengamankan situasi kamtibmas di NKRI dibumi Papua. Karena itu harus laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta jaga nama baik Polri”, pesannya.

Diakhir sambutannya, Kapolda NTT Irjen Raja Erizman menekankan selama penugasan kurang lebih empat bulan empat bulan terhitung dari 15 Agustus hingga 15 Desember 2019 setiap anggota harus berupaya menghindari perbuatan melanggar hukum, norma dan nilai kesusilaan yang dapat merugikan nama baik Sat Brimob NTT.

“Tingkatkan Iman dan Taqwa, pelihara profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Kepada setiap perwira agar selalu mengawasi anggotanya untuk terhindar dari pelanggaran. Jalin komunikasi dan kerja sama kepada stakeholder agar terciptanya situasi yang aman. Terakhir tampil performa tugas yang terbaik di tengah masyarakat guna menjadi sosok Polri yang senantiasa menjadi penolong dan pelayanan masyarakat ”, pungkasnya.
Hadir dalam apel ini, Wakapolda NTT Brigjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, Irwasda Polda NTT Kombes Pol Drs. Tavip Yulianto, S.H., M.Si, dan Pejabat Utama Polda NTT serta seratus personel Brimob Polda NTT BKO Polda Papua yang dipimpin oleh Iptu Vonny Farizky, S.IK. ( Ivan).


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here