Kades Tohe Leten Tetap Dicopot

0 42

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Bupati Belu, Nus Tenggara Timur (NTT), Willy Lay menegaskan, pikahnya akan tetap mencopot Emanuel Besin, Kepala Desa Tohe Leten, Kecamatan Raihat, akibat dugaan  kasus korupsi dana Raskin (Beras Miskin), sebesar Rp. 13 juta yang sedang ditangani pihak kepolisian.

Willllyyy“ Atas temuan dari inspektorat ya kita copot yang bersangkutam dari jabatannya,” tegasnya kepada www.fokusnusatenggara.com, Kamis, 23 Juni 2016, di Kupang.

Menurutnya, pencopotan yang bersangkutan sudah memulai beberapa tahan proses pemeriksaan. Dan dalam hasil pemeriksaan tersebut, terbukti ada indikasi kerugian negara yang dilakukan oleh Emanuel Besin.

“ Kita bukan asal copot. Semua sudah melalui proses pemeriksaan oleh inspektorat. Dalam pemeriksaan terbukti ada temuan kerugian Negara maka kita copot yang bersangkutan,” jelasnya.

Ditambahkannya, persoalan ini sebenarnya bisa diselesaikan melalui hukum administratif, dengan yang bersangkutan mengganti kerugian yang timbul akibat perbuatannya.  Sebab dalam BAP tersebur, terbukti ada dugaan korupsi. Tetapi yang bersangkutan justru menyangkal dan menolak untuk mengakui. Sehingga kita serahkan ke polisi.

 “ Dia sudah datang bertemu saya. Namun dia tetap ngotot bukan dia yang lakukan. Untuk itu saya bilang kita serahkan ke polisi agar ada kepastian hukum. Namun sebagai manusia saya tentu memafkan dirinya. Tetapi sebagai bupati saya akan tindak tegas dengan aturan yang ada. Biar ini menjadi pembelajaran bagi semua aparatur yang ada di Kabupaten Belu,” pungkasnya.  (fatur)

 

Comments
Loading...