Kabupaten Belu segera Luncurkan Program Kesehatan Gratis

144

ATAMBUA,fokusnusatenggara.com- Bupati Belu, dr. Agus Taolin mengatakan, apabila tidak ada aral dan rintangan, Pemerintah Kabupaten Belu akan segera luncurkan program pengobatan gratis bagi masyarakat Belu, yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2021.

Saat ini, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Belu sementara menyelesaikan dokumen RPMJD ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), serta Peraturan Daerah, untuk disampaikan kepada DPRD agar disahkan.

“Paling lambat Perda disahkan pada Agustus 2021. Kita akan merevisi jadwal supaya dimajukan pengesahannya lebih awal sekitar minggu kedua Agustus. Kami akan koordinasi dengan DPRD supaya sidang dipercepat. Begitu selesai Perda ini, seluruh masyarakat Belu bisa berobat gratis sudah,” kata Bupati Belu, saat melakukan tatap muka dengan masyarakat di Kecamatan Tasifeto Timur pada Selasa, 15 Juni 2021, seperti yang dilansir dari poskupang.com.

Dalam pelaksanaan program pengobatan gratis ini, jelasnya, masyarakat hanya menunjukkan KTP setiap kali berobat di fasilitas kesehatan yakni di rumah sakit umum daerah (RSUD) Atambua dan puskesmas. Bahkan segala kebutuhan pasien seperti obat akan disediakan pemerintah baik di rumah sakit maupun di puskesmas. Untuk itu, ditegaskan kepada dokter, baik di rumah sakit maupun puskesmas agar tidak memberikan resep obat untuk dibeli di apotek luar rumah sakit.

“Dokter di RSUD Gabriel Manek, maupun di puskesmas tidak boleh tulis resep untuk pasien. Sebab semua tersedia di RSUD maupun puskesmas. Kalau saya temukan masyarakat berobat tapi bayar, maka dokter, direktur RSUD maupun kadis kesehatan wajib mengembalikan uang masyarakat”, tegas dokter ahli penyakit dalam ini.

Untuk mendapat pelayanan pengobatan gratis, masyarakat harus memiliki E-KTP. Camat dan kepala desa harus memfasilitasi masyarakat yang belum memiliki KTP. Jika camat dan kepala desa tidak sanggup mengurusnya maka kepala desa dan camat siap menanggung biaya pengobatan masyarakatnya.

Lanjut Bupati Agus Taolin, dirinya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri khususnya bagian dirjen kependudukan agar memberi kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Belu untuk mempercepat kepemilikan E-KTP

Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu yang diperoleh Pos Kupang. Com keadaan 31 Desember 2020 menunjukkan, penduduk Kabupaten Belu yang memiliki E-KTP sebanyak
136.452 atau 84,96 persen dari jumlah wajib KTP sebanyak 160.610 jiwa.+++(*/JeOt)

Comments
Loading...