Johanis Mase Akui Menulis Nota ‘Sakti’ Terkait Mutasi Kepada Bupati Kupang

0 50

OELAMASI,fokusnusatenggara.com- Johanis  Mase, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku dirinya memang benar menulis nota ‘sakti’ kepada Bupati Kupang, terkait permintaan agar staf pada Sekwan DPRD yang dimutasi beberapa waktu lalu untuk dikembalikan ke posisi semula.

20160726_130003“ Ya nota itu memang benar saya yang tulis dan sampaikan ke bupati, agar beberapa staf yang dimutasi, dikembalikan ke posisi semula. Sebab kinerja mereka sangat mendukung aktifitas di dewan,” ungkapnya kepada fokusnusatenggara.com, Selasa, 26 Juli 2016 siang.  

(Baca : Nota ‘Sakti’ Johanis Mase Terkait Mutasi Ramai Beredar Di Kalangan Wartawan -http://www.fokusnusatenggara.com/lintas-ntt/nota-sakti-johanis-maseterkait-mutasi-ramai-beredar-di-kalangan-wartawan)

Menurutnya, nota yang dikeluarkan tersebut, hanya bertujuan untuk memberikan pertimbangan kepada bupati, lantaran dirinya memandang bahwa dengan adanya pergantian Sekretaris DPRD dan beberapa Kabag,  praktis membuat pincangnya pelayanan administrasi lembaga DPRD. Mengingat, mereka yang dipindahkan itu merupakan staf yang sudah memiliki pengalaman dalam mengurus administrasi di Sekretariat DPRD.

“ Sangat naïf bila pejabat yang baru dipindahkan ke DPRD, masih harus belajar lagi. Padahal pelayanan administrasi di sekretariat DPRD menjadi hal yang fital,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menampik isu yang santer beredar, bahwa dirinya berani mengambil langkah tersebut, lantaran diduga  memiliki hubungan dekat secara personal dengan ALP, oknum staf di DPRD Kabupaten Kupang, yang diminta untuk dikembalikan ke posisi semula dalam nota tersebut.

Bahkan ia menantang siapa saja yang memghembuskan isu tersebut akan di laporkan ke pihak yang berwajib karena menyebarkan fitnah.  “ Tidak benar informasi tersebut. Saya memang dekat dengan semua staf, tapi hanya sebatas mitra kerja. Tidak ada kedekatan personal,” jelasnya. (Jeremy Mone)

 

Comments
Loading...