Io Kufeu Dapat Jalan Aspal Setelah 74 Tahun

0
184
Loading...

BETUN,fokusnusatenggara.com- Kecamatan Io Kufeu, atau lazimnya disebut Bani-Bani, sebuah daerah terpencil di dataran ‘Foho’ (Gunung,red) di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan struktur adat dan budaya yang sangat kuat, akhirnya patut bergembira ria. Bagaimana tidak, sejak 74 tahun Indonesia Merdeka, akhirnya masyarakat setempat bisa menikmati fasilitas jalan aspal, walau hanya sepanjang  empat kilometer.

Sejak tahun 1958, terbentuknya Provinsi NTT dan Kabupaten Belu, sepanjang kurun waktu tersebut, Io Kufeu menjadi daerah yang terlupakan dari sisi pembangunan infra struktur jalan. Baru pada era Pemerintahan Kabupaten Malaka dengan bupatinya Stefanus Bria Seran,  sebagai kabupaten pemekaran dari Kabupaten Belu, Io Kufeu mendapatkan perhatian dan sentuhan tersebut.  Kondisi infra struktur yang terbatas itu, tidak membuat surut asa dari anak daerah Io Kufeu untuk membuat yang lebih dari sekedar menyerah dengan nasib. Berdasarkan data, Io Kufeu pernah menghasilkan seorang Doktor sekaligus Uskup yakni Almrhum DR. Benyamin Bria, Pr.

Masyarakat Io Kufeu patut berbangga. Disaat masyarakat minta jalan dengan spesifikasi Lapen, bupati Stefanus Bria Seran (SBS) langsung respon cepat dengan memberikan jalan dengan jenis hotmix yang sumber pembiayaan dari APBD Kabupaten Malaka Tahun 2018.

“ Ya Io Kufeu itu ibukota kecamatan jadi wajib bagi kami untuk membuka akses. Keberpihakan kami pada rakyat adalah prinsip. Dan pelayanan maksimal adalah kewajiban kami. Sebab itu adalah pusat pemerintahan kecamatan maka kami wajib untuk membangun infra struktur, walaupun dengan sumber daya terbatas,” ungkap Stefanus Bria Seran, Bupati Malaka kepada wartwan di Kupang, Minggu 24 November 2019.

Sebagai ucapan terima kasih dari masyarakat Io Kufeu, masyarakat berencana sebelum jalan ini diserahkan dari Kontraktor pelaksana kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka, masyarakat menginginkan agar Bupati SBS (Sebutan Stefanus Bria Seran,red), yang meresmikan langsung penggunaan jalan ini. Menanggapi permintaan masyarakat tersebut, SBS menyatakan siap dan akan hadir langsung.

“ Kalau masyarakat inginkan hal itu, saya akan hadir di bani-bani untuk bersama seluruh masyarakat kita resmikan jalan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, perwakilan ketua suku yang ada di Io Kufeu,  yang diwakili oleh Petrus Seran dari suku Fio Manuinfaif, Daniel Manek dai suku Bikoa, Bernabas Bau, Suku Unsain Fantoni, Martinus Tae, Biraeriu dan Blasius Haki, Eutbaun Manubnain,  menyampikan terima kasih atas dibukanya akses jalan aspal di daerah tersebut.

“ Kami sangat berterima kasih kepada Pa Bupati SBS yang sudah bangun kasih kami jalan ini. Dari dulu,  ini adalah jalan aspal pertama yang masuk sampai di kami punya sonaf. Dan kami senang sekali,” ungkap Petrus Seran yang diamini para pemangku suku lainnya, seraya menyampaikan permintaan agar selain jalan,  pemerintah juga memperhatikan fasilitas listrik di Io Kufeu.

Selain ucapan terima kasih kepada Bupati SBS dan Pemerintah Kabupaten Malaka, para ketua suku juga sampaikan ucapan terima kasih kepada kontraktor pelaksana yang telah mengerjakan jalan tersebut. “ Kami juga sampaikan ucapan terima kasih kepada Bos Aciku yang sudah kerja jalan ini dengan baik,” tuturnya. (To Mese)


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here