Laiskodat Target 100 BUMDes Tahun Ini Di NTT

  • Bagikan

Di akhir sambutannya, Gubernur Viktor meminta para kepala desa dan para pendamping untuk bekerja semaksimal mungkin. Sebagai garda terdepan, keduanya harus berperan seperti malaikat karena orang-orang di desa pasti penuh dengan keterbatasan.

“Kelemahan sekecil apapun dalam membangun BUMDes khususnya dan desa pada umumnya harus segera diatasi. Jangan membiarkan ruang kesalahan menjadi semakin besar. Kita harus punya semangat kerja tidak hanya  push to the limit (bekerja sampai batas,red), tapi  terutama bekerja push over the limit (bekerja melampaui batas, red). Ini agar membawa NTT ke luar dari garis kemiskinan ,” pungkas  Viktor Bungtilu Laiskodat.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis)  Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Sinun Petrus Manuk dalam laporannya mengungkapkan  sejak tahun 2015 sampai tahun 2019, total Dana Desa (DD) yang dialirkan ke NTT berjumlah sekitar Rp. 10 triliun lebih. Pada  tahun 2015, total DD yang digulirkan  hanya  Rp. 812 miliar lebih. Sementara untuk  tahun 2019 mencapai sekitar Rp. 3 triliun 20 miliar lebih untuk 3.026 desa di seluruh Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Ekspor NTT Juni 2019 Mengalami Penurunan

Namun untuk tahun 2019, baru Kabupaten Manggarai  Barat yang DD nya sudah ditransfer ke rekening desa. Sementara untuk kabupaten lainnya,  pembentukan produk-produk hukum di desanya masih berproses dan belum selesai, sehingga dananya belum ditransfer dari pusat.

“Untuk pembentukan BUMDes belum mencapai 30 persen atau sekitar 987 BUMDes. Yang aktif hanya sekitar 781 unit.  Kami akan pantau lagi pada tahun ini terkait model usaha BUMDes yang aktif tersebut. Kami targetkan 1.000 yang aktif pada tahun ini.Kami juga meminta kerjasama dari Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pendampingan terkait pembuatan produk hukum desa sehingga dana desa dapat segera ditransfer,” kata Sinun Petrus Manuk.

Baca Juga :  Kunjungi NTT, Presiden Jokowi Didemo PMKRI

PENULIS : USIF

  • Bagikan