Gubernur NTT Lantik Dirut dan Komisaris BPD NTT

0
1114
Loading...

Labuan Bajo, fokusnusatenggara.com / 11 Juni 2019.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa 11 Juni 2029 bertempat di Hotel Jayakarta Labuan Bajo Manggarai Barat melantik Dirut PT bank Pembangunan daerah ( BPD) NTT dan Komisaris Utama Dan Komisaris INdependen. Mereka yang dilantik adalah Dirut, Izhak Eduard, Komisiaris Utama Juvenile Jodjana dan Komisiaris Independen Dr. Frans Gana, M.Si.

Pelantikan Dirut dan Komisaris ini sebagai tindak lanjut hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) hari ini. RUPS-LB dipimpin sendiri oleh Gubernur Viktor bersama Wakil Guberbur NTT, Josef Nae Soi. Sedangkan peserta RUPS-LB adalah Bupati/Walikota se-Provinsi NTT dan jajaran Direksi BPD NTT.

Dalam RUPS-LB telah disepakati 3 (tiga) hal penting. Yang pertama, RUPS-LB menyetujui laporan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan atas permohonan pencalonan pengurus BPD NTT oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.

Kedua, RUPS-LB telah menetapkan dan mengangkat pengurus hasil penilaian kemampuan dan kepatutan atas permohonan pencalonan pengurus BPD NTT sebagaimana surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor SR-116/PB.12/2019 tanggal 16 Mei 2019 perihal penyampaian keputusan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan atas permohonan pencalonan pengurus bank NTT dan ketiga, menyetujui dilakukan Seleksi Calon Direktur Umum PT. Bank NTT.

Gubernur Viktor dalam arahannya mengatakan Direktur dan Komisaris yang baru dilantik harus mampu menaikan laba bersih Bank NTT yang selama ini belum maksimal.

“Laba Bank NTT selama ini jauh dibawah harapan. Karena itu saya harapkan para pengurus baru ini bisa bekerja semaksimal mungkin. Harus memastikan laba bersih dalam satu tahun mencapai 500 milyar. JIka tidak tidak mampu, kalian saya ganti. Masih banyak yang mau bekerja dan mampu ,” tegas Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.

Dia menyebutkan, sebagai Bank kebanggaan masyarakat NTT, BPD NTT harus menunjukan kinerja yang baik. “Selain mencari keuntungan, Bank NTT juga harus bisa membantu masyarakat NTT yang membutuhkan pinjaman dalam rangka pengembangan usaha ekonomi ,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat.

Sebelumnya Plt. Dirut PT. BPD NTT, Alex Riwu Kaho, dalam laporan menyampaikan bahwa hingga bulan Mei Tahun Buku 2019 BPD NTT terus mengalami pertumbuhan dengan total aset Rp. 12,8 Triliun. Dengan jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp. 9,2 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp. 9,8 triliun. Sedangkan modal yang disetor mencapai Rp. 1,8 triliun.

Sementara itu jumlah jaringan Kantor Bank NTT mencapai 216 jaringan kantor yang terdiri atas Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, Kantor Kas, Kantor Unit Simpan Pinjam Desa, Kas Mobil dan Payment Point yang memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Menurut Alex Riwu Kaho, saat ini Bank NTT terus mengembangkan layanan Digital Banking melalui layanan ATM, mobile banking, SMS banking, layanan Elektronic Data Capture (EDC), Laku Pandai, Money Charger, dan inovasi digital lainnya seperti program Ramai Sekali dan Program Dia Bisa untuk kalangan milenial ( Dedy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here