GEMMA Pertanyakan 100 Hari Kerja Bupati Malaka

REPORTER : YEREM NAHAK

262

BETUN,fokusnusatenggara.com- Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) menggelar aksi demonstransi dengan turun ke jalan, guna mempertanyakan kinerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Simon Nahak dan Kim Taolin atau SNKT, pasca dilantik pada tanggal 26 April 2021 lalu.

Aksi yang berlangsung damai pada Senin 16 Agustus 2021 ini, diikuti oleh puluhan aktivis GEMMA dengan mengambil rute start dari Simpang Bei Abuk long march menuju Kantor DPRD dan Kantor Bupati Malaka.

Dalam orasinya, salah satu pendemo mengatakan, program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Malaka saat ini (SNKT)dinilai gagal total.

Bahkan massa aksi mendesak untuk segera mengumumkan 12 desa hasil audit untuk diketahui publik dan sampai sejauh mana penanganannya.

Rupanya selain menyikapi program 100 hari SNKT yang dinilai gagal total, massa aksi juga mempertanyakan kejelasan soal tambak garam yang dikelolah  PT IDK,  baik itu dari sisi kontraknya, upah pemilik lahan, kompensasi dan ketenaga-kerjaan.

Berikut Point Pernyataan Sikap GEMMA :
1. Mengevaluasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Malaka
2. Mengumumkan hasil audit kepada publik
3. Bupati harus konsisten dalam janji politik tentang penataan Kota Betun
4. Merealisasikan janji politik memberikan kebutuhan air bersih bagi korban bencana alam
5. Pemda Malaka perlu adanya koordinasi dengan PT IDK tentang kepemilikan lahan tambak garam.+++

 

Comments
Loading...