Forum Masyarakat NTT Penjaga NKRI Gelar Rapat Akbar

  • Bagikan
Rektor Undana, Prof. Dr. Fred Benu

Kupang, fokunusatenggara.com / 2 Oktober 2019
Ribuan mahasiswa se-Kota Kupang dari berbagai kampus bersama masyarakat umum lainnya, akan menggelar Rapat Akbar mendukung kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibawa kepemimpinan Presiden Terpilih 2019 – 2024 Ir. Joko Widodo – H. Ma’aruf Amin.

Rapat Akbar Mahasiswa dan Masyarakat yang tergabung dalam “Forum Masyarakat NTT Penjaga NKRI” ini akan digelar di Taman Nostalgia, Kamis 3 Oktober 2019.
Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Rektor Universitas Negeri Nusa Cendana ( Undana ) Prof. Dr. Fred Benu, Rektor Unkris Arta Wacana DR. Ayub Meko, Rektor Unwira yang diwakili Dosen Fisipol Unwira Dr. Tommy Susu.

Baca Juga :  Wagub Minta PLN Terus Tingkatkan Rasio Eletrifikasi di NTT

Hadir juga dalam pertemuan ini Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Timor ( GMIT ) Pendeta DR. Mery Kolimon dan Ketua Forum Pembaharuan Kebangsaan Theo Widodo.
Dalam pertemuan itu, baik Rektor Undana dan para Rektor lainnya sepakat untuk menurunkan mahasiswanya pada rapat akbar tersebut di Taman Nostalgia Kupang.
“Saya sudah bicara dengan Rektor Muhammadiyah, Rektor Universitas PGRI dan Ketua Yayasannya untuk terlibat dalam rapat akbar ini. Dan prinsipnya mereka sepakat turut serta dalam rapat akbar forum masyarakat NTT penjaga NKRI ,” kata Fred Benu.
Prof Ferd menyebutkan sepenuhnya gerakan mahasiswa mahasiswa selama ini murni dalam rangka menegakan demokrasi dan supremasi hukum.

Baca Juga :  Masyarakat Flores Timur Mulai Menggunakan Sarung Tenun

“ Namun yang terjadi, aksi mahasiswa ini sudah disusupi elemen-elemen lain yang ingin membonceng pergerakan mahasiswa dengan membawa agenda pembatalan pelantikan Presiden terpilih dan agenda lain. Karena itu kami masyarakat NTT lawan ,” ujar Fred Benu.
Sementara itu mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya menegaskan, masyarakat NTT sebagai pendukung Jokowi – Ma’ruf Amin tidak boleh tinggal diam. “Kita masyarakat tidak boleh tinggal diam dengan situasi yang terjadi akhir-akhir ini. Apalagi Gubernur NTT bersama elemen lainnya sudah sudah memulainya. Masa kita tinggal diam ,” kata Frans Lebu Raya.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Kapolri Jamin Keamanan Perayaan Nataru di NTT
Humas Undana Kupang, David Sir, S.Sos, M.Hum
  • Bagikan