Dukung RPM, Warga Lakulo Lakukan Tanam Serentak

13

BETUN,fokusnsuatenggara.com- Respon dan antusiasme warga Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam mendukung program primadona Bupati Malaka, Stefanus Bria Sran, yakni Revolusi Pertanian Malaka (RPM), patut diacungi jempol. Dengan memanfaatkan bantuan traktor yang diberikan Pemkab Malaka, warga mulai mengeksekusi program bupati perdana Kabupaten Malaka tersebut dengan lakukan tanam serentak.

Seperti yang terjadi di Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, saat ini warga yang tergabung dalam 30 Kelompok Tani (Poktan) Desa Lakulo, mulai melakukan penanaman padi serentak. Bahkan selain kelompok tani, warga yang tidak masuk  sebagai anggota namun memiliki areal sawah, juga ikut serta dalam program tanam serentak tersebut.

Mikhael Seran Fahik, Kepala Desa Lakulo, kepada wartawan di kediamannya, Kamis, 23 Juli 2020 mengatakan hal tersebut. Menurutnya,  dirinya sudah memerintahkan seluruh Poktan yang ada untuk melakukan tanam serentak agar bisa dilakukan pengaturan air bagi areal sawah milik Poktan dan masyarakat.

“Saya sudah minta kepada seluruh kelompok tani lahan basah agar perintahkan warga dan seluruh anggotanya untuk lakukan tanam serentak pada musim tanam kedua ini, sehingga kita bisa atur pembagian air secara merata,” ujarnya.

Dengan adanya pengaturan yang merata pada musim tanam kedua ini, sambungnya, akan berakibat pada hasil panen. Sebab belajar dari pengalaman musim tanam pertama, dimana pengaturan air yang tidak merata sangat berakibat pada produktivitas hasil panen yang turun.

“ Kita belajar dari musim pertama, dimana air yang masuk kurang merata, sehingga banyak areal yang hasilnya kurang maksimal,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki, jumlah bantuan traktor yang didapat oleh 30 Poktan Di desa Laukolo sebanyak 28 unit. Bantuan traktor dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Malaka ini, bertujuan agar program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) dapat dijalankan dengan maksimal dan bisa berhasil dengan baik. (fatur)

Comments
Loading...