Dua Kepala Bagian Pemkab Manggarai Barat Adu Jotos

0 130

Labuan Bajo, fokusnusatenggara.com / 6 Maret 2020
Dua Pejabat Eselon II A Pemkab Manggarai Barat , Provinsi NTT, Rabu 4 Maret 2020 sekitar pukul 14.00 Wita adu jotos dan ditonton para karyawan . Keduanya adalah Kepala Kepala Bagian Humas Protokol dan Komunikasi Flori Gampar dan Kepala Bagian Organisasi Paulus Jeramun.
Flori Gampar bahkan terjatuh akibat tendangan Paulus Jeramun. Sebaliknya Paulus Jeramun mendapat pukulan di bagian wajah hingga menyebabkan bibir bagian bawah berdarah.

Konyolnya saat keduanya adu jotos, ada sejumlah karyawan yang mensuport sebagai fans. Ada yang teriak ayo kamu bisa, ayo hantam, ayo sikat.

Ihwal perkelahian kedua pejabat bermula ketika Kabag Humas Protokol dan komunikasi Flori Gampar merasa tugasnya diintervensi, diambil alih oleh Kabag Organisasi Paulus Jeramun selaku Kabag Organisasi.

Karena itu melihat ketika Paulus Jeramun berada dihalaman depan Kantor Bupati, Flori Gampar langsung mendekat. Tanpa tedengaling langsung menendang, meninju Paulus Jeramun jatuh. Paulus Jeramun yang tanpa persiapan berupaya membalas serangan itu.

“ Saya emosi. Masa tugas dan peran saya diintervensi, diambil alih orang lain. Karena itu saya tidak terima. Jadi begitu melihat dia depan kantor, secara spontan saya langsung mendekati Lalu tendang dan tinju dia ,” kata Flori Gampar.

Lebih lanjut Flori Gampar mengatakan sebagai pejabat tentunya kejadian seperti ini tidak pantas. “ Saya khilaf dan emosi. Karena merasa tugas saya diintervensi. Saya sadar bahwa perbuatan ini tidak pantas sebagai seorang pimpinan. Saya akan cari waktu bertemu dia dan minta maaf ,” jelas Flori Gampar, singkat seraya menolak untuk melanjutkan penjelasan.

Sementara Kepala Bagian Organisasi Manggarai Barat Paulus Jeramun mengatakan pihaknya tak pernah mencampuri urusan Bidang Humas, Protokol dan Komunikasi.

“Saya tidak tahu masalanya apa, tiba – tiba dia mengatakan lu jangan ikut campur, lu itu Kabag Organisasi, bukan Kepala BagianKepala Bagian Protokol dan Komunikasi ”, kata paulus Jeramun mengutip pernyataan Flori Gampar.

Paulus Jeramun menyebutkan, Flori Gampar marah bermula saat minggu lalu, kedatangan Uskup Ruteng yang baru Mrg. Siprianus Hormat, Pr ke Ruteng. Pada saat itu Paulus melakukan siaran langsung berupa video dan membagikan ke media sosial, facebook dan Group WA Pemkab Manggarai Barat.

“ Saat kedatangan Uskup Ruteng yang baru, saya membuat siaran langsung, merekam video. Kemudian Video itu saya bagikan di Fecebook dan grup WhatsApp Pemkab Manggarai Barat. Disini dia, Flori tersinggung karena saya membagikan postingan itu bukan atas nama Humas protokol dan komunikasi pimpinan”, jelas Paulus Jeramun.

Dia menjelaskan soal rekam video dan membagikan ke Facebook dan
WhatsApp itu adalah inisiatif pribadi. Seharusnya Kabag Humas Protokol dan Komunikasi tidak perlu tersinggung soal ini.

“ Saya rasa aneh. Kok saya rekam dan bagikan ke media social, facebook kok dia tersinggung. Ini era keterbukaan pubilk. Siapa saja bisa merekam dan membagikan ,” jelas Paulus Jeramun.

Sementara Bupati Manggarai Barat, Gusti Dula mengatakan akan segera memanggil keduanya. Karena perbuatan kedua pejabat ini tidak pantas dan memalukan.

“Ya saya sudah dengar tadi masalah itu. Nanti akan segera panggil keduanya untuk diselesaikan secara internal. Ini perbuatan yang tidak pantas. Seharusnya kedua pejabat itu tahu diri dan menjadi contoh untuk bawan ”, kata Gusti Dula.


Reporter: Usif


Comments
Loading...