Diduga Asal Jadi Pekerjaan Jaringan Pipa Di Rote

  • Bagikan

ROTE NDAO,fokunusatenggara.com- Pekerjaan proyek pembangunan saluran pengelolahan air minum di Kabupaten Rote Ndao, Nusa tenggara Timur (NTT) senilai Rp 6,5 miliar diduga dikerjakan asal jadi tanpa suatu perencanaan. Pasalnya pipa yang ditanam tidak ditimbun kembali, bahkan di beberapa ruas pipa dibiarkan begitu saja.

PipaSamuel Ndun, salah satu masyarakat Kampung Biru kepada wartawan menegaskan hal ini. Menurutnya, pipa dipasang oleh kontraktor pelaksana tanpa diurug sebelumnya. Dan setelah terpasang tidak lagi ditutup dengan pasir.

Hal tersebut menurut Ndun, dapat berakibat pada tekanan yang berlebihan dan bisa membuat pipa yang berbahan plastik ini bisa  rusak.

Baca Juga :  Gereja HarusTerlibat Aktif Perangi Sampah

“Apalagi pipa yang dipasang berbahan plastik. Ini kalau terkena beban yang berat secara berulang-ulang akan dengan mudah bocor bahkan terlepas dari sambungannya kalau tidak diurug,” jelasnya.

Bahkan pantauan media ini ke beberapa titik, pekerjaan dilaksanakan tidak menggukan urugan pasir. Bahkan pipa ditindih dengan bongkahan batu besar karena dasar galian yang tidak merata, dan dibiarkan saja.

Baca Juga :  Pemkab Ende Sedang Cari Peserta Klaster Gowa Untuk Rapid Test

Diriktur PT Karang Teguh Abadi, Vivo H Ballo, sebagai Kontraktor Pelaksana, melalui pengawas lapangan Charles Besin saat dikonfirmasi, membantah dugaan tersebut. Menurutnya, pekerjaan yang dikerjakan oleh pihaknya sudah sesuai perencanaan.

  • Bagikan