Charollus Dan Rasa Optimis Soal Panen Kacang Hijau

39

BETUN,fokusnusatenggara.com- Charolus Klau, petani renta asal Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), nampak sumbringah siang itu. Senyum bahagia kakek 10 orang cucu ini, nampak jelas di wajahnya. Ada optimisme hasil panen dari lahan 1,2 hektar yang ditanami kacang hijau tahun ini akan melimpah.

“Saya sangat yakin hasil panen kacang hijau tahun ini bagus dan meningkat dari tahun lalu,” ujar Charollus, kepada fokusnusatenggara.com, Jumat, 24 Juli 2020, di atas lahan miliknya dengan tetap tersenyum lebar.

Kendati usia tanaman kacang hijau miliknya baru berumur satu bulan lebih, namun optimisme itu tergambar jelas dalam dirinya. Pasalnya, kondisi yang yang sama dengan tahun lalu, tidak menunjukan gejala seperti sekarang ini. semua tanaman subur, bahkan sehat dengan perawatan ulet dari tangan Charollus.

“Baru sebulan ini usia tanaman saya, tetapi kondisi ini beda dengan tahun sebelumnya. Saat ini semua dalam keadaan subur dan mulai nampak hasilnya,” tegasnya penuh optimis.

Walau menunjukan gejala tumbuh subur, tidak membuat mantan pensiunan guru ini berpuas diri. Perawatan yang telaten, serta pembersihan tanaman liar dan benalu pengganggu dilakukan saban hari tanpa kenal lelah.

“Setelah pensiusn saya urus kebun. Dan sebagai petani, setiap hari saya berada di kebun, lakukan pembersihan rumput dan ilalang yang tumbuh bersama kacang. Dengan pembersihan yang rutin, pasti hasilnya akan baik juga, seperti yang terlihat saat ini,” ungkapnya.

Bagi mantan guru olah raga ini, sebagai petani, kepuasan dan kebanggaan terbesar adalah melihat dan menyaksikan hasil tanaman berkembang dengan baik di atas lahan yang bersih. Dengan tetap memantau perkembangan dan mengikuti proses dengan baik, saya yakin sekali lagi, hasilnya akan memuaskan.

“Ya harus optimis, sebab hasil tidak akan menghianati sebuah proses,” tutup Charollus sambil berfilosofi. (*/fatur)

Comments
Loading...