Bupati Sikka Surat Menhub Minta Tutup Pelabuhan dan Bandara.

0 183

Maumere, fokusnusatenggara.com / 28 Maret 2020

Bupati Sikka Roby Idong menyurati Menteri Perhubungan untuk menutup sementara pelabuhan, Bandara dan pelabuhan penyebarangan mulai 30 Maret 2020 pukul 01.00 Wita hingga 12 April 2020 pukul 24.00 Wita.

Dalam suratnya tertanggal 26 Maret 2020 itu BUpati Roby Idong menjelaskan permintaan penutupan bandara dan Pelabuhan ini terkait Virus Corona (Covid-19) yang terus-menerus menyebar ke berbagai daerah.

“ Saya telah menyurati Pak Menteri Perhubungan. Minta lockdown terbatas. Tutup bandara dan Pelabuhan. Ini untuk meminimalisir, mencegah Virus Corona Covid -19 yang kini terus menyebar dan sangat menghatui kecemasan masyarakat ,” kata Bupati Sikka Roby Idong ( 28/3).

Pertimbangan penutupan jelas Bupati Roby, karena Sikka merupakan pintu masuk dan keluar melalui Pelabuhan Laut maupun Udara dari dan ke daerah-daerah lain.

“ Kondisi ini akan mengancam penduduk Flores, khususnya 320 jiwa warga Sikka. Karena itu saya surati Pak Menhub. Minta tutup sementara waktu. Ini untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Sikka ,” jelas Roby Idong.

Dia menyebutkan berdasarkan laporan situasi Covid-19, di Sikka belum ditemukan penderita positif Covid-19. Namun data pengamatan 25 Maret 2020 pukul 18.00 Wita terdapat 2.101 orang tanpa gejalah (OTG) yang melakukan karantina mandiri dan 37 orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 terus meningkat setiap waktu.

“ Mereka yang tergolong ODP itu datang dari luar negeri atau daerah tertular, Jakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Kalimantan dan Papua masuk melalui Maumere baik udara dan laut. Karena itu kami besama DPRD mengambil sikap menutup sementara ,” ujarnya.

Alasan lainnya sebut Bupati Roby Idong karena fasilitas alat pelindung diri (APD) dan fasilitas kesehatan belum tersedia yang memadai sehingga harus waspada.

“Demi keselamatan warga Sikka, kami menyatakan akses menuju Sikka untuk sementara waktu ditutup. Kecuali untuk penerbangan yang mengantar bantuan maupun logistik penanganan Covid-19 dan logisstik lainnya,” tegas Rpby Idong.

Dia menyebutkan sebelumnya pimpinan DPRD Sikka juga telah menyurati Bupati Sikka supaya menutup sementara pelabuhan dan Bandara.

“ Pimpinan DPRD telah menyurati saya beberapa waktu lalu. Mereka minta tutup Bandara dan Pelabuhan Laut. Karena itu saya ambil sikap menutup Bandara dan Pelabuhan laut ,” kata Roby Idong.

Dalam surat Bupati nya Dengan demikian, lanjut bupati, pihaknya meminta penutupan sementara Bandar Udara (Bandara) Frans Seda, Pelabuhan Lorens Say, dan Pelabuhan Penyeberangan Kewapante bagi semua orang, sehingga seluruh penerbangan domestik, kapal penumpang Pelni dan ASDP ditutup pengoperasiannya mulai 30 Maret. Surat bupati tersebut bernomor : Gugus Tugas 10/C-9/III/2020, Perihal Penutupan Sementara Pelabuhan Laut dan Bandara.

Comments
Loading...