ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Malaka Angkat Bicara Terkait Kasus Kades Motaain

  • Bagikan
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, Saat Kunjungan Ke Besikama, Melihat Kesiapan Tim Gugus Tugas Covid-19 [foto : ferdhy bria]

BETUN,fokusnusatenggara.com- Polemik soal sikap arogansi dan dugaan korupsi yang dilakukan Kepala Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Salomon Leki, akhirnya membuat Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, angkat bicara.

Menurut Bupati Malaka yang kerap disapa SBS ini, kendati persoalan tersebut sudah ditangani Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Kabupaten Malaka, bahkan oleh Dinas PMD sudah diberikan teguran tertulis, Bupati SBS menilai persoalan ini belum selesai.

Menurutnya, persoalan ini harus dilakukan pemeriksaan ulang oleh Aparat Pemeriksa Internal Pemerintah atau (APIP), guna mendapatkan kepastian soal tingkat kesalahan dan hukuman yang akan diberikan.

Baca Juga :  Terkait Covid-19 DPP Partai Golkar Bantu Sarana Untuk Pemkab Kupang

“Saya sudah dapat laporan dari Kadis PMD dan wartawan sudah tulis bilang ending, tetapi itu belum ending. Saya minta (APIP, Red) periksa ulang. Kenapa dia berani buat begitu,” tegas SBS kepada wartawan, Selasa, 7 Juli 2020 pagi.

Terkait sanksi yang bakal diberikan kepada Kepala Desa Motaain, ungkap SBS, sanksi akan diberikan sesuai dengan tingkat kesalahan yang telah dilakukan, tentu dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Dukung RPM, Warga Lakulo Lakukan Tanam Serentak

“Nanti kita lihat hasil pemeriksaannya. Kalau terbukti bersalah tentu kita akan beri sanksi tegas sesuai peraturan yabg berlaku,” ungkapnya.

  • Bagikan