Bupati Lantik Kepala Desa Dialam Terbuka

0 35

Malaka, fokusnusatenggara.com / 26 Mei 2019

Bupati Malaka, Stef Bria Seran, Sabtu Malam pukul 19.30 Wita, 25 Mei 2019 melantik tiga penjabat Kepala desa di alam terbuka, Pantai Wisata Motadikin, Kecamatan Malaka Tengah. Mereka yang dilantik masing-masing Anselmus Nahak sebagai Penjabat Desa Laleten, Kecamatan Weliman, Penjabat Kepala Desa Tafuli, Laurensius Tae dan Penjabat Kepala Desa Niti, Zakarias Tahu dari Kecamatan Rinhat.

Dalam arahanya Bupati Stef Baria Seran mengatakan pelantikan tiga penjabat kepala Desa dialam terbuka di daerah wisata, Pantai Motadikin ini selain untuk mempromosikan destinasi wisata, juga Kabupaten Malaka sebagai dearth otonom baru di NTT belum memiliki gedung, aula yang layak untuk melaksanakan iven seperti ini.
“ Saya harap kita semua maklum. Pelantikan ini terpaksa dilakukan dialam terbuka, areal destinasi wisata. Selain karena sebagai Kabupaten baru belum memiliki gedung, juga untuk mempromosikan pantai wisata ini, baik dalam negeri maupun dunia luar ,” kata Stef Bria Seran.
Dia mengatakan selama Malaka masih menjadi wilayah Kabupaten Belu, Pantai wisata Motodikin ini hamper tidak dikenal. Ini karena sama sekali tidak pernah ditata, dibiarkan saja. “ Pantai Wisata Motadikin baru dikenal dan terkenal setelah Malaka ini jadi daerah otonom baru di NTT. Mulai ditata dengan baik dan sekarang sudah dikenal bahkan terkenal sampai diluar negeri ,’ jelas Stef Bria Seran.
Dalam kesempatan itu Bupati Stef Bria Seran berpesan kepada penjabat kepala Desa yang dilantik agar bekerja dengan baik dan memanfaatkan semua potensi yang ada diDesa masing -masing.
“Saya minta supaya berbagai potensi desa dapat dimanfaatkan dengan baik. Juga bisa dikelola dengan menggunakan dana desa sesuai dengan aturan yang berlaku. Programkan dana desa itu sesuai keperluan fasilitas yang ada di Desa masing –masing ,” kata Stef Bria Seran.
Diapun mengingatkan para Kepala Desa yang dilantik agar jangan tergiur dengan dana besar. Karena sekarang ini perkara tindak pidana korupsi terbanyak yang disidangkan di PN Tipikor Kupang, kebanyakan Kepala Desa yang salah memanfaatkan dana Desa.
“ Sudah banyak kepala Desa di NTT yang dipenjara karena dana Desa. Termasuk dari Kabupaten Malaka, yang sementara diproses di Polres Belu. Kepala Desa dan bendaharanya sudah ditetapkan sebagai tersangka tinggal dikirim ke Kupang untuk disidangkan. Supaya tidak masuk bui lihat uang jangan mata menyala. Itu uang Negara untuk rakyat. Bukan untuk keperluan pribadi Kepala Desa dan stafnya ,” tegas Stef Bria Seran .
Acara pelantikan dihadiri Sekda Malaka, Donatus Bere, Pimpinan Perangkat Daerah, Danramil 1605-04 Betun, Mayor Inf Tasdiq Prawoto, Danramil 1605-09 Biudukfoho, Perwakilan Kapolsel Malaka Tengah, para Camat, Tokoh Adat dan tokoh masyarakat . (Usif)

Comments
Loading...