Bupati Kupang Diminta Jangan Intervensi Dana Desa

0 63

OELAMASI,fokusnusatenggara.com-  Bupati Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayub Titu Eki, diminta untuk tidak melakukan intervensi atas pengelolaan dana desa. pasalnya, pengelolaan dana desa merupakan hak otonom dari pemerintahan desa.

ayub titu ekiPernyataan ini ditegaskan Ketua Komis C DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun kepada wartawan di gedung DPRD Kabupaten Kupang, Selasa 16 Agustu 2016. Menurutnya, pengelolaan dana desa, sudah diatur dalam sebuah konstitusi yakni Undang – Undang tentang Desa.

“ Bupati kapasitas hanya memberikan saran saja, bukan mengeluarkan surat keputusn terkait pengelolaan dana tersebut. Sebab ada undang-undang desa beserta aturan turunannya yang memberikan hak penuh kepada desa untuk mengelolah dana tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, yang berhak untuk melakukan intervensi terkait pengelolaan dana desa adalah masyarakat desa setempat. Pemerintah dalam hal ini bupati, hanya sebatas memberikan usul saran, agar dalam pengelolaan dana dan program tersebut, sinergis dengan program pemerintah.

“ Bupati hanya memberikan saran saja, agar program yang bersumber dari dana tersebut, sinergis dengan program pemerintah. Bukan serta merta lakukan intervensi tentang pengelolaan dana dan program yang dijalankan di desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, dalam kegiatan jumpa pers di Kantor Bupati Kupang, Selasa, 16 Agustus 2016, menolak dengan tegas pernyataan DPRD terkait hal tersebut. Menurutnya, dirinya hanya memberikan pokok – pokok pikiran kepada seluruh kepala desa dan camat terkait pengelolaan dana tersebut.

“ Siapa bilang saya intervensi?, kalau ada yang bilang begitu, silahkan digugat saja. Bagi saya kita akan jalan terus memberikan masukan terkait pengelolaan dana ini,” ungkapnya.

Ditambahkannya, saran yang diberikan kepada para kepala desa tersebut, mengingat dana yang dikelolah sangat besar. Sehingga ada tanggung jawab moril dari dirinya untuk mempersiapkan tata kelolah yang baik, agar dana tersebut jelas peruntukannya bagi pembangunan di desa.

“ Dana ini sangat besar makanya kita harus siapkan tata kelolah yang baik. Soal bagaimana dana itu dimanfaatkan silahkan desa atur,” pungkasnya. (Jeremy Mone)

Comments
Loading...