Bupati Kupang Diduga Terima Laporan Palsu Terkait Tambang Desa Bokong

0 44

OELAMASI,fokusnusatenggara.com- Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, diduga tertipu dengan laporan palsu oleh staf terkait pengelolaan tambang bahan galian golongan C di Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

20160719_122659 (2)Pasalnya, dalam dengar pendapat dengan Komis C DPRD Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu, Titu eki menegaskan, berdasarkan laporan dan rekomendasi dinas teknis, kegiatan tambang di Sungai Bokong hanya eksploitasi bahan galian golongan C, untuk kegiatan normalisasi sungai yang merupakan swadaya masarakat, dengan item pekerjaan pemasangan kawat bronjong.

Namun demikian, berdasarkan kondisi di lapangan, item pekerjaan pemasangan bronjong hanya fiktif semata. Sebab kegiatan tersebut murni dilakukan Kris Aplugi untuk mengeruk keuntungan, tanpa mengantongi Ijin Usaha Pertembangan (IUP), dengan melakukan eksploitasi secara besar besaran. Bahkan untuk memuluskan aksinya, Kris Aplugi diduga kuat merusak kawasan Hutan Lindung Bisuma, untuk mempermudah akses menuju ngarai sungai.

“ Kami tidak tahu bahwa ada kegiatan dari swadaya desa. Yang kami tahu Kris Aplugi datang bawa alat berat dan muat material dari sungai,” ungkap Yunus Atolo, masyarakat setempat.

Kepala Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Yesaya Atimeta yang dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, 19 Juli 2016 mengatakan, usaha tambang galian C yang dikelola oleh Kris Aplugi, sudah mendapatkan persetujuan dari 40 orang tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat. 

“ Kami bersama tokoh masyarakat sudah berikan ijin dia tambang.  Sebab ada kesepakatan bahwa dia akan membantu gereja dan membangun fasilitas umum lainnya,” ungkapnya, .

Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, hingga saat ini Kris Aplugi telah mengangkut sebanyak 105 reit batu atau 315 kubik, dan 78 reit pasir atau 224 kubik. (Jeremy Mone)

Comments
Loading...