BUMDes Di Weliman Harus Menjadi Lokomotif Perekonomian Rakyat

13

BETUN,fokusnusatenggara.com- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menyebar di 14 desa, se Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diharapkan menjadi lokomotif dan sentra perekonomian rakyat setempat.

Hal ini ditegaskas oleh  Gabriael Seran, Penjabat Camat Weliman, kepada wartawan, 1 Agustus 2020, di Kantor Camat Weliman. Menurutnya, BUMDes merupakan usaha yang lahir dari kebutuhan rakyat di setiap desa, diharapkan bisa memacu roda perekonomian masyarakat desa.

“ Soal BUMDes ini harus benar-benar menjadi lokomotif perekonomian desa, sehingga dapat mendatangkan peningkatan pendapatan dalam masyarakat, sebab semua kegiatan usaha itu lahir dari konsep dan kebutuhan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Namun demikian, tandasnya, dikarenakan urusan BUMDes merupakan urusan  yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan, maka harus dikontrol dengan baik, bentuk program, penyertaan modal desa, pengelolaan sampai pada pertanggung jawaban.

“Kami akan cek dan pantau semua pengelolaan BUMDes di setiap desa seperti apa hasilnya, agar tidak ada kerugian dalam kegiatan yang bersumber dari dana BUMDes tersebut,” ujarnya.

BUMDes sendiri, merupakan usaha desa yang dikelolah oleh pemerintah desa, dan berbadan hukum,serta harus  sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa. Pembentukan BUMDes ditetapkan dengan peraturan desa dengan permodalanBUMDes tersebut berasal dari dana desa, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, baik itu pusat, provinsi maupun daerah.

Comments
Loading...