BPN Manggarai  Sertifikat Kawasan Hutan Lindung

0
1019
Loading...

RUTENG,dokusnusatenggara.com- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, selama 2007 hingga 2013 telah melakukan kegiatan Prona Nasional terhadap 42 bidang lahan yang masuk kawasan hutan lindung. Dari 42 bidang tersebut, 6 bidang lahan telah memiliki sertifikat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kehutan, Kabupaten Manggarai, Agustinus Ganggut, kepada wartawan pagi tadi. Menurutnya, Program Prona Nasional oleh BPN ini dibuat lantaran beberapa warga yang berkumim dekat lahan hutan lindung telah menggarap sebagian lahan.

Hutan-Lindung“ Beberapa bulan lalu kita menemukan adanya lahan yang digarap warga. Setelah kita cek,  dan di prona lahan tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung,” jelasnya.

Selanjutnya kata Gusti, pihaknya menyurati Badan Pemetaan Kawasan Hutan, BPKH wilayah NTT,  agar bisa melihat titik kordinat kawasan hutan tersebut. Oleh BPKH, menyebutkan terdapat 42  bidang lahan dari 69 bidang yang telah diproses oleh BPN Manggarai untuk mendapatkan sertifikat.

Atas daras tersebut, menurut Gusti, pihaknya meminta kepada BPN Manggarai agar tidak menerbitkan dan membatalkan proses sertifikasi lahan bagi pengusul yang berada di koordinat lahan milik hutan lindung.

Namun anehnya, secara terpisah Kepala Kantor BPN Manggarai, Made Anom, mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Paslnya, sejauh ini belum ada koordinasi dengan pihak Dinas Kehutanan jika ada kegiatan sertifikat yang berbatasan dengan kawasan hutan lindung. Selain iti dirinya mengaku baru saja bertuga di manggarai belum lama.

“Saya baru satu tahun bertugas, selama ini jika ada sertifikat dan berhubungan dengan batas hutan selalu kordinasi. Namun saat ini tidak ada data terkait hal ini. Mungkin pihak kami belum lakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan,” jelasnya. (Laporan:  *Bert)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here