10 Siswa Pesantren Magetan Asal Nagekeo, Flores 1 Orang Reaktif

  • Bagikan
Bupati Naggakeo dr. Yohanes Don Bosco Do
Bupati Naggakeo dr. Yohanes Don Bosco Do

Nagekeo, fokusnusatenggara.com / 1 Mei 2020
10 orang siswa Nagekeo, Flores, NTT yang menimbah ilmu di Pesantren Magetan, Jawa Timur dan sudah dipulangkan, setelah menjalani Rapid Test, 1 orang diantaranya reaktif dengan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Siswa reaktif Covid-19 itu berinisial MRS dan beralamat di RT 38, Kompleks Koramil, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Nagekeo.
Bupati Nagekeo, dr Yohanes Don Bosco Do membenarkan ada 10 siswa pesantren Magetan, Jawa Timur dari daerahnya yang dipulangkan dan tiba di Mbay 16 April 2020 lalu.

Baca Juga :  Kapolres Sumba Timur Memberikan Pencernahan Kepada Umat Katolik

“ Setelah dilakukan Rapid Test di RSUD Aeramo Mbay Nagekeo 27 April 2020 lalu ada ada satu yang reaktif Covid-19 itu, berinisial MRS. Yang bersangkutan kami pisahkan dari teman temannya dengan pengawasan ketat. Sedangkan 9 lainnya menjalani Karantina mandiri di rumah,” kata Bupati Nagekeo dr Yohanes Don Bosco Do ( 30/4)
Dia menjelaskan, perlu dipahami bahwa hasil Rapid Test dinyatakan reaktif tersebut tidak serta merta yang bersangkutan sudah positif Corona.

Baca Juga :  Bimtek Penyusunan Legal Drafting Bagi Aparat Desa Lingkup Pemkab Kupang

“ Saya minta masyarakat memahami dulu. Bahwa hasil Rapid Test dinyatakan reaktif tersebut tidak serta merta yang bersangkutan sudah positif Corona. Si dia MRS masih harus menjalani test lanjutan berupa pengambilan sampel Swab ,” jelas dr Yohanes Don Bosco Do.
Lebih lanjut dia mengatakan Pemkab dalam hal ini tim gugus Covid -19 Nagekeo akan segera mengirim hasil Swab tenggorokan MRS Laboratorium di RSUD Johanes Kupang untuk diteliti.

  • Bagikan