Proyek Galian di Jalan Lamamentik Bikin Warga Kesulitan Air

0
576
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com Akibat proyek pengerjaan penggalian dan pembuatan drainase di Jalan W.J.Lamamentik Oebobo Kupang, membuat  warga masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Fatululi Kota Kupang, tepatnya RT.25/RW.08 kesulitan  air bersih.

Proyek-Jalan“Kami tahu manfaat pembangunan sarana dan prasarana, namun karena tidak ada sosialisasi dari pihak pihak terkait, maka saat ini kami masyarakat sangat terisolir dan akses air minum dari jaringan PDAM  terputus akibat pengerjaan jalan tersebut ,” kata Piter Nafi salah seorang warga RT 25/RW 08 Keluarahan Fatululi kepada wartawan di kediamannya,Selasa (2/9/2015).

Menurut Piter, sejak dimulainya pekerjaan tersebut belum ada sosialisasi ataupun pemberitahuan kepada Ketua RT setempat maupun masyarakat yang mengalami langsung dampak dari proyek tersebut. Padahal banyak warga yang terkena imbas dari proyek galian tersebut, seperti akses jalan masuk menuju rumah masing-masing yang terputus.

Tidak hanya itu kata Piter, sejak dilaksanakannya proyek tersebut, akses air bersih dari PDAM dan  jaringan Telepon terputus hingga sekarang. Masyarakat juga merasa dirugikan atas ketiadaan lahan parkir, karena dilokasi tersebut terdapat fasisilitas umum berupa pertokoan, rumah makan dan tempat ibadah.

“Kami warga sekitar lokasi proyek sangat terganggu pada malam hari dari dampak getaran pengerjaan jalan yang menggunakan alat berat. Ini juga sangat  membahayakan bangunan bertingkat di sekitar lokasi,” katanya.

Berkaitan dengan persoalan tersbut ungkap Piter, warga setempat telah menyampaikan ke Walikota melalui surat tertulis, supaya  Walikota Kupang bisa melihat dampak dari proyek tersebut terhadap warga disekitar lokasi tersebut.

“Untuk hal ini kami telah mamasukan surat ke Walikota dengan nomor surat 05/VIII/2015,dengan perihal keluhan masyarakatakan dampak lingkungan pada proyek pengerjaanjalan  di jalan W. J. Lalamentik bagi masyarakat yang berdomisil di RT.25/RW.08 Kelurahan Fatululi. Surat yang warga sampaikan ke Walikota  tembusan juga ke DPRD Kota Kupang, Dinas PU Kota Kupang, camat Oebobo  dan lurah Fatululi,” tuturnya. (riflan hayon)

Sumber : seputar-ntt.com

Keterangan foto : ilustrasi pekerjaan sumber : seputar-ntt.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here