Kacamata “Jeriko” Jawab Kebutuhan Lansia Kota Kupang

0
118
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Sepekan terakhir ini, dunia digital sosial maya diramaikan dengan bantuan kacamata Pemerintah Kota Kupang, Provinsi NTT kepada puluhan ribu kaum lansia. Bukan soal kacamatanya, tetapi soal tulisan “Jeriko” pada gagang kacamata tersebut.

Banyak kritik yang diberikan sehubungan dengan program bantuan ini. Mereka menilai tulisan itu sangat politis, bahkan cendreung sebagai klaim sepihak. Namun demikian, banyak juga kaum lansia yang tertolong dengan bantuan tersebut. bahkan mereka berikan apresiasi kepada Jefri Riwu Kore, Walikota Kupang, atas program ini yang dinilai tepat sasaran dan membantu mereka.

Menanggapi banyaknya kritikan tersenut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati mengunkapkan alasannya. Menurutnya tulisan tersebut merupakan mekanisme kontrol kepada masyarakat untuk membedaan membedakan mana yang masyarakat beli dan mana yang merupakan bantuan pemerintah  dan ini juga untuk mengantisipasi penyalahgunaan di lapangan.

“Sedangkan tulisan Jeriko itu kan singkatan nama pak wali kota saja. Ini hal yang biasa  sebenarnya untuk menandai saja  seperti bantuan  pemerintah Kota Kupang yang mana wali kotanya adalah bapa Jeriko. Yang paling utama adalah asas manfaatnya dimana warga Kota Kupang para lansia kita sangat bersyukur atas bantuan yang menjawab langsung kebutuhan mereka,” jelasnya kepada wartawan di Kupang, Sabtu, 23 November 2019.

Retnowati menjelaskan, pengadaan kacamata baca bagi masyarakat merupakan hal yang sangat dibutuhkan.  Ini merupakan program prioritas pemerintah Kota Kupang. Data di Dinas Kesehatan Kota Kupang menunjukkan bahwa jumlah lansia di Kota Kupang yang mendapat prioritas bantuan kacamata dengan usia di atas 50 tahun sebanyak 48.826 atau hampir 50 ribu orang.

“Ini jumlah yang signifikan dan mereka punya keluhan serius dengan kondisi matanya dan membutuhkan kacamata.  Saat ini yang baru bisa dibantu oleh pemerintah Kota Kupang sebanyak 10 ribu orang saja,” katanya

Menurut dia, apa yang pemerintah Kota Kupang lakukan merupakan sebuah langkah yang kecil, tetapi dirasakan sangat berarti oleh masyarakat kecil di Kota Kupang.  Animo masyarakat pada saat penyerahan kacamata melalui kelurahan-kelurahan sangat tinggi. Mereka bahkan berebutan untuk bisa mendapatkan kacamata gratis ini karena langsung menjawab kebutuhan mereka.  Bahkan, kata Retno, banyak warga yang berusia 35 tahun ke atas juga berminat atas bantuan kacamata gratis ini.  Di Kota Kupang jumlahnya mencapai 123.739 orang.

Retno menjelaskan melalui APBD 2019 Pemerintah Kota Kupang baru membantu 10 ribu kacamata.  Saat ini sedang dibagikan di kelurahan-kelurahan di enam kecamatan se-Kota Kupang.

Respon warga pun sangat positif karena awalnya tidak bisa membaca karena mata kabur,  sekarang sudah jelas dan jernih kembali. Retno juga menegaskan bahwa semua pembagian kacamata diawali dengan pemeriksaan dokter terlebih dahulu sehingga sesuai dengan kebutuhan pasien atau warga.(*)


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here