Forasga Galang Dukungan Pembangunan Bendungan Kolhua

0
122
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Forum Aspirasi Warga Kota Kupang (Forasga) menggelar aksi galang tanda tangan dukungan pembangunan Bendungan Kolhua, di arena Car Free Day (CFD) Jalan El Tari, Sabtu 21 September 2019. Aksi ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung langkah pemerintah Kota Kupang, untuk berjuang agar proses pembangunan Bendungan Kolhua bisa dilakukan.

Pantauan wartawan, warga kota dari berbagai kalangan turut serta bubuhkan tanda tangan pada spanduk yang terpampang di depan rumah jabatan Gubernur NTT itu.

Ketua Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang, Ernest Blegur, juga turut membubuhkan tanda tangannya. Ernes menyampaikan apresiasi kepada forum yang dipimpin oleh Ferdinand Pello tersebut. Menurutnya, ini kegiatan yang positif dan kritis dalam menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah.

“Pemerhati-pemerhati yang begini, saya bangga. Sehingga saya tulis Pemuda GMIT klasis  Kota Kupang Dukung penuh,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTT tidak perlu terkontaminasi dengan politik, apabila ada rakyat yang mengalami kesulitan dan meminta pelayanan untuk disejahterakan, maka harus dijawab dan dipenuhi.

“Saya berani bicara begini karena persoalan kekurangan air bersih yang ada di Kota Kupang ini masih terus berlangsung, kendati berganti pemimpin, tetapi persoalan ini masih ada. Langkah ini sangat tepat dilakukan,” tegasnya.

Dirinya berharap, dengan penggalangan tanda tangan yang berupa desakan rakyat lewat forum maka bisa didengar. Setiap tanda tangan yang terpampang adalah ungkapan hati insan Kota Kupang yang menginginkan kebijakan pro rakyat dari Pemprov NTT. “Saya berharap Pak Viktor Laiskodat menggandeng orang-orang dan masyarakat Kolhua, dan tanggalkan kepentingan pribadi untuk memajukan Kupang sebagai ibukota provinsi,” pintanya.

Koordinator Forasga, Ferdinand Pello mengatakan aksi ini sebagai aksi simpati menggalang dukungan dari warga Kota Kupang sekaligus meminta Gubernur NTT Viktor B Laiskodat untuk mendukung pembangunan Bendungan Kolhua. Pasalnya, kata Ferdinand, Bendungan Kolhua menjadi alternatif terbaik menyelesaikan krisis air bersih di Kota Kupang.

“Apalagi kan dananya dari pemerintah pusat sudah disiapkan. Jadi kita tinggal ganti rugi lahan. Anggaran juga sudah disiapkan sehingga kami meminta kesediaan bapak gubernur untuk turun tangan mendukung pembangunan bendungan,” tutup Ferdinand. (*red)

 


Reporter: Fatur


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here