Desa Lakulo Salurkan BLT DD Tahap Pertama Kepada 216 KK

0 120

BETUN,fokusnusatenggara.com- Pemerintah Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) kepada 216 Kepala Keluarga (KK) Miskin, dengan total dana tahap pertama sebesar Rp. 129.600.000, dimana setiap KK berhak atas uang sebesar Rp. 600.000.

Menurut Kepala Desa Lakulo, Mikhael Seran Fahik, jumlah 216 KK tersebut didapat setelah pihak desa melakukan Musyawarah Desa (Musdes) dengan seluruh perangkat desa dan BPD, terhadap hasil verifikasi data dari total 703 KK warga Desa Lakulo.

“Jadi jumlah ini kami putuskan bersama dalam Musdes dengan seluruh perangkat desa dan BPD atas hasil olahan data dari tim verifikasi, sehingga keluar angka 216 KK ini,” ungkapnya kepada wartawan, usai melakukan pembangian BLT DD secara simbolis di Kantor Desa Lakulo, Sabtu 30 Mei 2020.

Dijelaskannya, selain 216 KK penerima BLT DD, berdasarkan data yang ada terdapat juga 301 KK  penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH), 171 KK penerima dana Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Kabupaten Malaka. Sedangkan sisanya tidak berhak menerima disebabkan syarat dan kriteria yang tidak memungkinkan.

“Jadi total semua yang menerima bantuan sebanyak 688 KK, dari 703 KK dengan tiga pos bantuan yakni BLT DD, PKH dan BST. Sedangkan sisanya 15 KK sesuai syarat yang ada, tidak memenuhi sebab ada yang berstatus ASN, pensiunan ASN, serta pengusaha,” jelasnya.

Dirinya berharap agar bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama masa pandemik Covid-19, dimana seluruh aktivitas masyarakat dan pemerintah mengalami pembatasan, sebagai bentuk perang melawan virus yang mematikan ini.

“ Saya minta agar warga yang telah menerima bantuan ini, uang tersebut digunakan dengan baik untuk membeli kebutuhan hidup dalam rumah. Sebab situasi saat ini serba sulit dengan adanya pembatasan aktivitas akibat dampak corona,” pesannya.

Terkait dengan penyaluran BLT DD tahap kedua pada pertengahan Juni 2020 nanti,  dirinya menjelaskan ada perubahan data terkait dengan jumlah penerima. Dimana berdasarkan data tambahan, terdapat 19 KK yang datanya tidak masuk dalam tahap pertama akan diakomodir pada tahap kedua.

Menurutnya, 19 KK yang tidak masuk dalam pembagian tahap pertama, disebabkan ada yang tidak lengkap syarat administrasi yakni tanpa KTP dan KK sebanyak 8 KK. Sedangkan sisanya 11 KK pada saat pengajuan ke Dinas PMD Kabupaten Malaka, datanya terlambat masuk karena baru melakukan pengurusan administrasi kependudukan.

“ 19 KK Yang tidak masuk ini karena data mereka tidak lengkap. Ada yang tidak punya sama KK dan KTP, ada yang hanya punya NIK saja, makanya kami verifikasi untuk dapatkan data terbaru guna diajukan pada tahap kedua. Tetapi saya katakana bahwa ini soal kemanusian, makanya wajib kami akomodir 19 KK ini walau berbasis NIK untuk diakomodir nantinya,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan wartawan, pembagian BLT tersebut berlangsung aman dan tertib, dengan disaksikan aparat dari TNI dan Polri. Kendati dalam suasana perang melawan Covid-19, masyarakat Desa Lakulo tetap menerapkan standar pengamanan diri dengan menjaga jarak dan wajib pakai masker saat menerima BLT. (ferdhy bria)

Comments
Loading...