Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat & Berimbang

Bupati Malaka Kunjungi Kobalima Pantau Covid-19

0 228

BETUN,fokusnusatenggara.com- Bupati Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Stefanus Bria Seran, bersama Kapolres Malaka, Alebert Neno, dan Dandim 1605 Belu, Ari Dwi Nugroho, bersama beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  Sabtu, 16 Mei 2020, kunjungi Kecamatan Kobalima.

Kunjungan bupati bersama (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Forkompimda Kabupaten Malaka tersebut, guna memantau secara langsung kesiapan gugus tugas tingkat kecamatan, dalam antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Pantauan media desk Kabupaten Malaka yang ikut dalam kunjungan tersebut, titik pertama yang disasar rombogan Forkompimda adalah Dusun Uarau di Desa Babulu. Saat bertemu dengan masyarakat setempat, Bupati Malaka, yang kerap disapa SBS ini, meminta agar masyarakat tetap waspada akan penyebaran virus yang mematikan ini, dengan berpedoman pada Prosedur Tetap (Protap) penanganan Covid-19.

“ Kami minta masyarakat tetap jaga kesehatan dan terus ikuti anjuran protokol kesehatan agar tidak terpapar Corona. Kami tidak mau satu saja rakyat Malaka tertular virus mematikan ini. untuk itu saya minta agar kita semua patuh pada anjuran pemerintah untuk tetap waspada mencegah penularan ini, dengan wajib gunakan masker, jaga jarak, tetap berada di rumah, dan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta hindari kerumunan atau bertemu dengan banyak orang,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Malaka, Albert Neno, meminta agar fasilitas pos pemantauan Covid-19 yang ada di setiap titik desa, digunakan secara maksimal untuk memantau pergerakan arus manusia yang masuk dan keluar dengan menerapkan standar operasional prosedur penanganan Covid-19.

“ Pos pemantauan yang ada harus dimaksimalkan benar, sehingga bisa dipantau siapa saja yang masuk dan keluar wilayah kita. Kalau ada orang atau keluarga yang baru datang, wajib kita arahkan ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” pesannya.

Setalah menyasar Dusun Babulu, rombongan kemudian menuju Puskesmas Babulu. Di Puskesmas Babulu, SBS memberikan penguatan kepada seluruh tenaga medis yang bertugas agar siap melayani dengan prima. “ Saya minta tenaga medis semua siap siaga, dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujarnya dihadapan seluruh tenaga medis yang hadir.

Rombongan kemudian  bergerak menuju Desa Babulu Selatan lalu  Puskesmas Namfalus, Desa Rainawe. Kemudian Dusun Halibot sebagai titik terakhir dalam kunjungan tersebut. Diakhir pertemuan dengan seluruh perangkat desa yang hadir, SBS kembali berpesan agar dalam menghadapi suasana wabah ini, perangkat desa harus responsif terhadap kehidupan sosial masyarakat. Pengelolaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diperuntukan bagi masyarakat miskin harus tepat sasaran dan transparan.

“ Saya persilahkan para kepala desa gunakan dana desa untuk bantu masyarakat, dengan memperhatikan benar pengelolaannya. Harus transparan, dan berikan kepada masyarakat atau KK yang benar-benar msikin dan membutuhkan,” pintanya.

Sementara itu, Dandim 1605 Belu, Ari Nugroho dalam arahannya kepada seluruh perangkat desa yang hadir,  meminta untuk mewaspadai pelaku perjalanan dari zona merah yang masuk ke Malaka.

“ Waspadai warga yang datang dari daerah terpapar supaya isolasi diri selama 14 hari,” pesannya.

Selama masa pandemi Covid-19, tercatat Bupati Malaka bersama seluruh Forkompimda telah melakukan kunjungan pemantauan kesiapan tim Gugus Tugas  di hampir seluruh kecamatan. Sebelumnya beberapa Kecamatan yang sudah dikunjungi antaranya, Malaka Tengah, Malaka Barat, Botin Leobele, Malaka Timur, Io Kufeu, dan Sasitamean. (*/ferdhy bria)

 

 

Comments
Loading...