Bupati Malaka : Hukuman Mati Bagi Yang Korupsi Dana Corona

0 2.010

BETUN,fokusnsuatenggara.com- “Jangan Coba – coba korupsi dan mengambil kesempatan dalam kesempitan dalampengelolaan dana penanganan Corona ini. Sebab hukumannya sangat berat, bahkan bisa hukuman mati,” demikian pesan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, kepada seluruh aparatur yang bertugas dalam penanganan wabah Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Malaka, di Haitimuk, 6 April 2020.

Dijelaskan SBS (Sapaan Akrab Bupati Malaka,red), penggunaan keuangan harus berdasarkan atas ketentuan perundangan yang berlaku, sebab sudah ada instruksi dari Kementrian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, agar penggunaan dana penanganan Covid-19 harus benar benar sesuai dengan peruntukannya.

“ Arahan Mendagri dan Menkeu itu jelas agar selaku kepala daerah mengingatkan kepada semua pihak agar jangan disalah gunakan pengelolaan dana ini,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada pada redaksi, Pemkab Malaka mengucurkan dana sebsar Rp. 5,4 Milliar untuk penanganan Covid-19. Dana tersebut diambil dari   pergeseran proses pembelanjaan barang dan jasa yang belum dilaksanakan,  sementara dilaksanakan atau sudah dilaksanakan harus stop termasuk  agar dapat dimanfaatkan untuk penanganan penyakit ini. (anarky)

Comments
Loading...