Bandara Komodo Siagakan Thermal Scanner Cegah Virus Corona

  • Bagikan

Labuan Bajo, fokusnusatenggara.com / 29 Februari 2020
Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona ke daerah super prioritas pariwisata premium Labuan Bajo, Pemkab Manggarai Barat dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten telah menyiagakan 1 unit thermal scanner dilengkapi dengan petugas medis di Kawasan Bandara Komodo.
“ Kami telah menyiagakan 1 unit thermal scanner dilengkapi dengan petugas medis di Kawasan Bandara Komodo. Ini adalah kiat kami untuk mencegah penyebaran virus corona ke daerah super prioritas pariwisata premium Labuan Bajo ,” kata Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong ( 27/2)
Lebih lanjut Maria Geong menyebutkan, berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan dengan menggunakan alat thermal scanner sejauh ini belum terdeteksi adanya tanda-tanda wisatawan yang terpapar novel corona virus
“ Data hasil monitoring yangmenggunakan alat thermal scanner sejauh ini belum ditemukan adanya tanda-tanda wisatawan yang terpapar novel corona virus ,” jelas Maria Geong.
Dia menyebutkan pihaknya terus memantau menyiagakan alat thermal scanner tersebut di Bandara Komodo seiring dengan terus meningkatnya jumlah korban yang meninggal dunia di China akibat novel corona virus ini.
“ Labauan Bajo, Manggarai Barat ini sebagai pintu gerbang wisatawan dari berbagai negara menuju Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) dan sekitarnya. Setiap hari ratusan wisatawan yang masuk melalui Bandara Internasional Komodo ini. Karena petugas kami terus disiagakan di Bandara ,” ujarnya.
Kekhawatiran ini ujar Maria Geong ini sangat tinggi karena Indonesia berada diantara dua benua Asia dan Afrika yang merupakan jalur transit penerbangan dari dan ke berbagai negara di Asia.
“ Karena kondoisi letak geografis Indonesia antara dua benya Asia dan Aafrika ini merupakan jalur dari dan berbagai Negara. Karena itu ami terus waspada terhadap penyebaran virus mematijkan ini , tutur maria Geong.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga arus kunjungan wisatawan ke daerah super prioritas pariwisata premium.
“Dinas sudah tempatkan petugas medis setiap hari secara bergantian di Bandara Komodo untuk memantau setiap orang yang masuk atau datang ke Labuan Bajo melalui bandara udara,” kata Paulus Mami.

Baca Juga :  WPA Kabupaten Kupang Ditraining

  • Bagikan