Wah! Danau Kelimutu Berubah Warna

0 60
Danau Kelimutu di Ende-NTT  yang berubah warna pada Selasa, 28/04/2015 menjadi Hijau, Merah dan Putih Susu
Danau Kelimutu di Ende-NTT yang berubah warna pada Selasa, 28/04/2015 menjadi Hijau, Merah dan Putih Susu

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Danau Tiga Warna Kelimutu, di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, kembali berubah warna, Selasa (28/4/2015). Perubahan warna terakhir danau ini terjadi pada 2013.

Perubahan warna danau ini disampaikan Ester Elim, wisatawan asal Kupang yang tengah berwisata di Danau Kelimutu.

“Kami terkejut melihat keajaiban itu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa.

Danau Nuwamuri Ko’o Fai yang semula berwarna biru berubah menjadi putih susu. Sedangkan Danau Ata Polo yang berwarna hijau berubah menjadi warna merah. Danau Ata Bupu yang semula berwarna hitam berubah menjadi warna hijau.

“Saat ini Danau Kelimutu menjadi merah, putih dan hijau,” kata dia.

Ester bersama teman-temannya tiba di Kelimutu sekitar pukul 08.00 WITA. Ketika itu, Danau Nuwamuri Ko’o Fai masih berwarna biru muda. Sekitar pukul 08.18 WITA, warna biru muda mulai berubah perlahan-lahan ke warna putih, makin lama makin jelas putihnya. Demikian pula dengan danau yang lain warnanya juga mulai berubah.

Dia mengatakan, sejak pagi, warga yang bermukim di sekitar Danau Kelimutu mencium bau belerang yang

menyengat. Wisatawan kemudian diminta membawa air minum jika naik ke puncak Kelimutu.

“Benar juga. Dalam perjalanan ke puncak napas kami terasa agak sesak dan tenggorokan sakit sampai batuk-batuk. Setelah minum air, rasa sakit itu hilang. Kami lalu mendekati Danau Ata Polo, warna masih belum berubah,” tutur dia.

Meski bau belerang sangat menyengat, mereka masih sempat mengabadikan keajaiban dan kejadian langka tersebut.

Kepala Stasiun Vulkanologi Ende, Gabriel Rago, membenarkan adanya perubahan warna Danau Kelimutu.

“Memang ada asap di kawah. Dulunya danau itu keluarkan asap warna putih, yang kini berubah menjadi warna telur asin. Kami masih terus memantau perkembangan perubahan warna itu. Kami juga meminta warga untuk tidak mendekat ke kawah karena bau belerang yang menyengat,” jelas Rago.

Perubahan warna ini terjadi mungkin akibat aktivitas vulkanologi. Namun, masyarakat setempat mempercayai, perubahan warna tersebut sebagai tanda akan ada perubahan alam yang luar biasa.

”Menurut kepercayaan masyarakat Lio, perubahan warna memiliki dampak atau tanda-tanda alam bagi dunia.
Hal ini terjadi seperti tahun 1992 di mana terjadi gempa bumi di Flores atau tahun 2004 tsunami di Aceh,” ujar Rago. (sumber : metrotvnews.com-http://news.metrotvnews.com/read/2015/04/28/120441/wah-danau-kelimutu-berubah-warna)

Comments
Loading...