Wabup Malaka : Pemecatan Seran Tunggu Proses Hukum

0 50

BETUN,fokunusatenggara.com- Daniel Asa, Wakil Bupati Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan, pihkanya akan segera melakukan proses pemecatan terhadap Yonatas Seran, apabila oknum guru tersebut terbukti melakukan tindak pidana pelecehan seksual.

DANIEL-ASA-380x290“ Kita saat ini menunggu saja proses hukum yang sedang berlangsung. Apabila terbukti maka kita juga langsung proses pemecatan yang bersagkutan,” tegasnya kepada fokusnusatenggara.com Kamis, 26 Mei 2016 pagi tadi di Betun.

Menurutnya, pemecatan yang bersangkutan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Pihaknya saat ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan hukum tetap atas kasus yang berlangsung. Sembari menunggu, saat ini dewan kepegawaian di Pemkab Malaka juga sedang melakukan sidang dan koordinasi terkait hal ini.

“ Dewan kepegawaian sedang melakukan sidang atas kasus ini juga. Keputusan hukum seperti nantinya seperti apa, akan menjadi dasar pemecatan yang bersangkutan,”ungkapnya.

Dirinya mengharapkan, kepada seluruh pendidik di kabupaten Malaka, agar kasus yang sedang terjadi ini menjadi pelajaran bagi seluruh aparatur PNS yang ada. Apalagi para guru yang seharinya melakukan kegiatan belajar mengajar, mampu menunjukan integritas dan sikap kasih dalam pelayanan.

Yonatas Seran, oknum guru, Sekolah Dasar di Desa Berada Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap tiga orang siswinya sendiri. Perbuatan bejat pelaku, terungkap setelah ketika salah satu korban mengadu ke orang tuanya. Pelaku saat ini sudah ditahan oleh aparat Polres Belu, guna menjalani pemeriksaan. (Hery Taolin)

 

Comments
Loading...