Terdakwa Korupsi Pasar Alok Divonis 6 Tahun Penjara

0 48

MAUMERE,fokusnusatenggara.com- Zakarias Heriando Siku, terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Alok di Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya dijatuhi vonis 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 200 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

korupsiKajari Sikka, Martiul kepada wartawan menjelaskan, Vonis tersebut dijatuhkan oleh Mahkamah Agung RI, setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tersebut  melakukan permohonan banding ke MA.

Sebab menurutnya, pada putusan Pengadilan Negeri Maumere, terdakwa divonis 2 tahun penjara. Kemudian terdakwa lakukan banding ke Pengadilan Tinggi NTT, namun putusan pengadilan Tinggi NTT, ternyata membebaskan terdakwa. Sehingga JPU lakukan banding ke MA, dan MA jatuhkan vonis 6 tahun penjara serta denda Rp. 200 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

“ Keputusan MA sudah kita terima salinannya. Kita akan segera panggil terdakwa untuk lakukan eksekusi atas putusan tersebut,” ungkapnya, di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Rabu, 14 Desember 2016.

Ditabahkannya, pemanggilan terhadap terdakwa sudah dilakukan sebanyak dua kali. Pemanggilan pertama dilakukan pada tanggal 6 Desember 2016, dan pemanggilan kedua pada tanggal 9 Desember 2016, tetapi terdakwa tidak datang. Untuk itu pihak Kejari Maumere akan layangkan surat panggilan ketiga.

“ Kalau sampai panggilan ketiga yang bersangkutan tidak datang, kita akan lakukan penjemputan paksa. Sebab inti sudah sesuai dengan aturan yag berlaku,” tuturnya.

Laporan : Jhon Da Gomez

Comments
Loading...