Pecat Tanpa Prosedural, Dirut BPR TLM Kupang Digugat Mantan Karyawan

Reporter : FATUR
Editor : JeOt
  • Bagikan

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Robert P Fanggidae atau Boby Fanggidae, Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Tanaoba Lais Manekat (TLM), Kupang, Provinsi NTT, digugat secara hukum oleh Stevie Freedomri Adoe, bekas karyawan PT. BPR TLM (Mantan Kepala Cabang BPR TLM) Baubau, Kabupaten Kupang di Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial, lantaran dirinya dipecat secara non prosedural.

Selain Robert P Fanggidae, turut digugat dalam berkas perkara tersebut yakni Kepala Bagian SDM PT. BPR TLM Kupang, Johan Makatita. Gugatan tersebut sudah didaftarkan ke Pengadilan PHI, bahkan sudah dilakukan sidang perdana beberapa waktu lalu, hingga  pada Rabu, 22 Desember 2021 pagi tadi dilakukan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi.

Usai melakukan sidang, Stevie Freedomri Adoe, selaku penggugat yang didampingi kuasa hukumnya, San Albrenus Fattu menjelaskan, Bahwa tindakan penjatuhan sanksi demosi berupa penurunan jenjang karier dirinya dari Kepala Cabang terlalu mengada-ada, dengan alasan merupakan tindak lanjut dari alasan yang dibuat-buat dan disengaja oleh Para Tergugat dengan cara pemberian SP I, II dan III tanggal 25 Januari 2021 dengan nomor surat sebagai berikut SP I dengan surat nomor: 001/SP1/BPR TLM/I/2021 SP II dengan surat nomor: 002/SP2/BPR TLM/I/2021 dan  SP III dengan surat nomor: 003/SP3/BPR TLM/I/2021

Baca Juga :  PN Kupang Dinilai Arogan Dalam Sengketa Perkara Tanah Keluarga Balo

Bahkan ketiga surat tersebut diberikan kepada dirinya sekaligus tanpa tahapan bahkan tidak sesuai  sesuai prosedur tata cara Pedoman Pengelolaan Karyawan/ Pegawai Tetap. Dimana SP diberikan satu tindakan pelanggaran, yaitu terlambat masuk kantor selama tahun 2020 akan tetapi ada beberapa pegawai yang selama tahun 2020.

  • Bagikan