Kuasa Hukum YB Minta Falens Pareira Diperiksa

0 63

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Kuasa hukum Yustinus Berek, tersangka kasus korupsi proyek pengadaan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Kabupaten Belu-Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2012, meminta majelis hakim Tipikor Kupang-NTT untuk hadirkan Falens Pareira, mantan Kepala Bapeda Belu yang juga sebagai ketua tim Pokja, untuk didengar keterangan sebagai saksi.

rumah-mbr-beluPasalnya, keterangan Falens Pareira dianggap penting sebagai pihak yang mengetahui persis tentang tugas, kewenangan dan tanggung jawab, dalam teknis pemberian wewenang kepada Yustinus Berek.

“ Dalam sidang tadi kami minta agar Falens Pareira dihadirkan oleh JPU sebagai saksi. Hal ini penting, sebab dia sebagai ketua tim Pokja yang memberi peritah pada klien kami untuk melakukan tugas dan kewenangan atas dasar perintah tersebut,” jelas Helio Caitano Moniz, kuasa hukum Yustinus Berek, kepada warawan kemarin, di gedung pengadilan Tipikor Kupang-NTT.

Menurut Moniz, keterangan Falens Pareira ini penting didengar, untuk mengetahui alur pemberian surat mandat dan SK agi kliennya. Sehingga dari kronologis pemberian surat ini maka akan diketahui fungsi dan peran tanggung jawab hukum masing-masing, antara Falens Pareira selaku ketua tim pokja dan Eda Fahik, Kadis PU Kabupaten Belu, sebagai pimpinan SKPD.

“Sebab ada perbedaan keterangan antara Eda Fahik dalam BAP dimana dia tidak mengetahui pembentukan pokja dan kepengurusan dalam tim pokja. Disitu dia katakan bahwa pembentukan pokja dan tim itu dilakukan Falens Pareira,” jelasnya.

Senada, Ferdy Bae, anggota tim kuasa hukum Yustinus Bere menjelaskan, demi kepentingan kliennya, mereka akan berjuang meminta agar semua pihak, yang mengerti dan berperan dalam soal ini dipanggil dan dihadirkan sebagai saksi.

“ Demi kepentingan klien kami, siapapun dia termasuk presiden kalau kami anggap perlu untuk dihadirkan, maka kami akan minta kepada majelis hakin untuk hadirkan mereka sebagai saksi,” tegasnya.

Kasus hukum proyek MBR kabupaten Belu-NTT selain menyeret Yustinus Berek, hingga saat ini juga sudah menetapkan Kiki Silvester sebagai tersangka. Sidang perkara ini akan dilanjutkan pekan depan dengan mendengar keterangan sejumlah saksi, yakni Eda Fahik, Kadis PU Kabupaten Belu, Falens Pareira, Keta Tim Pokja, Chaerul Sitpu, Satker proyek. (Laporan : JeOt)   

Keterangan Foto : Konstruksi Rumah proyek MBR

Comments
Loading...