KPK  “Endus” Mafia Ternak Di NTT

0 48

BusroKUPANG,fokusnusatenggara.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mencium adanya mafia ternak di Provinsi Nusa tenggara Timur (NTT). Hal ini didapat setelah tim KPK melakukan monitoring di Provinsi NTT kemarin (11/09/14).

Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, keada wartawan di Kupang, usai rapat koordinasi dengan para kepala daerah se- NTT.  Menurutnya dari hasil monitoring tim KPK sudah adanya indikasi praktek kartel. “Indikasi dan gejalanya ada. Namun orangnya belum,” tegasnya.

Monitoring yang dilakukan tim KPK ini, menurutnya bukan di NTT saja. Tetapi di semua daerah yang masuk dalam kategori daerah tata niaga ternak termasuk NTT. Tujuan monitoring ini dilakukan untuk mengecek langsung akan ketersetian stok ternak dan daging sapi di Indonesia.

“ Kita harus memiliki database akan ketersediaan stok daging dan ternak di dalam negeri. Kalau seandainya database mengatakan stok cukup dan terpenuhi, kenapa harus diimport,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam kesempatan yang sama menegaskan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan bupati dan walikota guna memantau dan menertibkan para mafia ternak di NTT. Lebu Raya meminta kepada masayarakat yang memiliki informasi akan persoalan ini untuk segera melaporkan ke pihak yang terkait. (Laporan : Iskandar Mansyur)

 

Comments
Loading...