Kinerja Kejari Kefamenanu Dipertanyakan Terkait Mangan

0 50

KEFAMENANU,fokusnusatenggara.com- Kinerja Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dipertanyakan sejumlah pihak terkait lambannya merespon laporan soal aktifitas tambang mangan di Desa Oenbit, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU, NTT terkait adanya dugaan KKN dan pemalsuan dokumen ijin pengelolaan oleh pengembang.

Kordinator Umum Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (Arapel), Nikolas Ataupah kepada fokusnusatenggara.com mengatakan hal tersebut. Menurutnya,  pada Bulan Mei 2015, pihaknya sudah melaporkan ke Kejari Kefamenanu, dan oleh pihak Kejari kasus ini akan direspom cepat dengan melakukan pengulan data dengan memanggil PT. Elgary Resource Indonesia, selaku perusahan yang melakukan aktifitas di desa Oenbit.

Ilustrasi Warga yang menambang mangan (web)
Ilustrasi Warga yang menambang mangan (web)

“Pa Kajari melalui Kepala Seksi Intelijen, Alma Wiranta menyatakan akan memanggil pihak terkait dari perusahan tersebut untuk dimintai keterangan. Namun sampai saat ini belum ada perkembangan,” jelasnya.

Semantara itu, petugas lapangan dan penanggung jawanb  PT. Elgary Resource Indonesia, Deny Castilo, yang dihubungi fokkusnusatenggara.com menjelaskan, polemik seputar penolakan dari masyarakat dan LSM terhadap aktifitas perusahannya adalah sebuah bentuk kontrol yang baik.

Namun demikian, tandas Castilo, sejauh ini perusahannnya melakukan kegiatan operasional sudah memenuhi semua regulasi dan ketentuan peraturan yang ada. Dirinya menyatakan siap apabila persoalan ini masuk ranah hukum dan akan memberikan penjelasan kepada Kejari Kefamenanu apabila dipanggil. (Laporan : Marcel Manek)

Comments
Loading...