Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat & Berimbang

Kasus Polisi Bacok Istri, Korban Minta Pelaku Dipecat Dari Keanggotaan Polri

0 9

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Isna Ifo Manunel, korban luka bacok yang dilakukan calon suaminya, Oris Nomleni, yang juga anggota Polri, pada kesatuan Pol Air Polda NTT, meminta agar Kapolda NTT segera lakukan proses hukum, dan memecat yang bersangkutan dari keanggotaan Polri.

korban-kdrt“ Saya minta pak kapolda untuk tindak tegas pelaku, dan berikan sanksi yang tegas, bila perlu dipecat dari polisi, sebab perbuatannya tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang aparat negara, yang bertugas mengayomi masyarakat,” pintanya, kepada sejumlah wartawan yang menemuinya di RS Bhayagkara Kupang, Senin, 19 September 2016.

Ditambahkannya, perbuatan pelaku tersebut telah mengecewakan keluarganya, serta menghilangkan masa depan kedua anaknya. Sehingga Oris harus bertanggungjawab secara hukum dan moral terhadap keluarga besarnya. Pasalnya, perbuatan pelaku telah menutup kemungkinan dirinya untuk menikah dengan pelaku, serta kondisi fisiknya yang mengalami cacat permanen.

“ Saya tidak tahu lagi bagaimana kedepannya. Saya kecewa, sedih dan tidak pernah menyangka dengan semua kejadian ini. Namun saya akan tetap melanjutkan hidup dengan mengubur masa lalu dan membuka lembaran baru bersama kedua anaknya sekalipun dengan kondisi cacat,” ungkapnya disertai derai air mata.

Sementara itu, pelaku yang telah menjadi tahanan di sel Mapolres Kupang, telah menjalani proses pemeriksaan di Bidang Propam Polda NTT. Kapolres Kupang, Ajie Indra Dwiatma, melalui Kasat Reskrim, Kurniawan Daeli, kepada wartawan melalui sambungan layanan SMS menjawab singkat, dan enggan berkomentar banyak.

“ Pelaku sementara dalam proses penyelidikan, dan belum bsa diungkapkan ke publik,” jelasnya singkat.

Seperti yang diketahui, Korban, Irna Ifo Manune, ditebas dengan sebilah parang oleh pelaku, Oris Nomleni, tanpa dipicu sebab apapun. Kejadian ini terjadi di rumah korban, Dusun Laus, desa Nunkurus, Kabupaten Kupang, pada Kamis, 15 September 2016. Akibat perbuatan pelaku, tangan kiri korban mengalami cacat permanen karena putus. (fatur)

Comments
Loading...