Kades Motaain Di Malaka Akui “Makan” Uang BUMDes

0 209

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Kepala Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Salomon Leki, mengakui bahwa dirinya memang benar telah “makan” uang dana BUMDes Desa Motaain sebesar Rp. 118 juta, seperti yang dituduhkan warga melalui Mantan Ketua dan Sekretaris BPD, Alberto Martins dan Benediktus Leki.

“ Iya benar uang itu saya pakai dan sementara proses pengembalian dengan mencicil,” ujar Salomon Leki kepada wartawan di Betun, Rabu, 8 Juli 2020.

Dijelaskannya, proses cicil uang tersebut berdasarkan saran Inspektorat Kabupaten Malaka, waktu melakukan pemeriksaan, dirinya disarankan untuk melakukan pengembalian dana tersebut. Oleh dirinya, proses pengembalian dana cara mencicil.

“ Waktu temuan itu, mereka (Inspektorat,red) bilang punya niat untuk kembalikan, sehingga saya cicil pengembalian itu,” ungkapnya.

Terkait persoalan ini, Camat Malaka Barat, Efraim Bria Seran mengatakan hal yang sama. Dikatakan Efraim, persoalan dana BUMDes yang ditelip Salomon Leki, di selesaikan oleh APIP (Aparat Pengawas Intern Pemerintah) Kabupaten Malaka.

“ Menyangkut BUMDes, sudah ada pemeriksaan pihak APIP, dan sudah ada tanggung jawab dari kepala desa, dengan pengembalian dana itu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 7 Juli 2020 kepada wartawan di Kantor Camat Malaka Barat.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Motaain, Salomon Leki, diduga telah melakukan dugaan korupsi atas dana BUMDes sebesar Rp. 118 juta pada tahun 2018. Uang hasil korupsi tersebut, diduga sejumlah warga guna membeli mobil Pick Up.

Selain dana BUMDes, Kades Salomon Leki juga telah melakukan beberapa pelanggaran administrasi yang menjadi temuan Inspektorat Kabupaten Malaka, yakni pemecatan sepihak Ketua dan Sekretaris BPD serta dugaan pemalsuan tanda tangan dan stempel desa. (ferdhy bria)

Comments
Loading...