Dira Tome : Saya Minta KPK Periksa Juga Gubernur NTT

0 51

KUPANG,fokusnusatenggara.com – Mathen Dira Tome, Bupati Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang juga tersangka dugaan korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS), meminta agar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya.

Permintaan Dira Tome ini disampaikan kepada penyidik KPK pada saat dirinya menjalani pemeriksaan pada Jumat, 21 Agustus 2015. Pasalnya menurut Dira Tome, Gubernur Lebu Raya juga tahu tentang program PLS tahun 2007 senilai Rp 77 miliar.

ma tade“Saya sampaikan ke penyidik untuk panggil Gubernur, karena dia tahu keberhasilan program itu. Gubernur jangan diam saja, harus bicara,” kata Marthen kepada wartawan di Kupang, Minggu, 23 Agustus 2015.

Bupati Sabu Raijua ini menjalani pemeriksaan di KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PLS pada Jumat, 21 Agustus 2015 sejak pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Selain Marthen, KPK juga memeriksa Calon Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly sebagai saksi dalam kasus ini.

Gubernur, menurut Marthen, beberapa kali ke lokasi kelompok binaan PLS di desa-desa untuk melakukan panen perdana. Karena itu, keberhasilan program ini juga harus disampaikan ke KPK.

Pada Pemeriksaan di KPK, Marthen mengaku dicecar 24 pertanyaan dari KPK terkait mekanisme penyaluran dana PLS Rp 59 miliar yang dianggap hilang. “Semunya saya sudah jelaskan disertai dengan bukti,” tegasnya. (JeOt)

Comments
Loading...