Ancam Wartawan Di Sabu, Oknum PNS Ini Dipolisikan

Ancam Wartawan Di Sabu, Oknum PNS Ini Dipolisikan

- in Hukum Dan Kriminal
480
0
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Lagi kriminalisasi terhadap pekerja pers terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah Julius Boni Geti, wartawan harian Victory News di Kupang – Nusa Tenggara Timur. Boni Geti diancam akan dipukul oleh Adrianus Teru Bara, oknum PNS di Kabupaten Sabu Raijua – NTT. Akibatnya, Boni Geti resmi melaporkan Teru Bara ke Polsek Sabu Barat, Jumat, 04 Agustus 2017 pagi tadi.

Boni Geti kepada wartawan usai membuat laporan polisi mengisahkan, peritiwa pengancaman ini bermula dari berita yang ditulisnya di harian Victory News tentang asistensi dana desa. Sebagai salah satu tim asistensi, Adrianus Teru Bara menganggap tulisan tersebut tidak benar sehingga melakukan pegancaman.

“Saya diancam melalui inboks di Facebook. Dia mengancam akan membuat mulut saya pecah. Tidak hanya itu dia juga memaki saya disitu,” kata Yulius Boni Geti kepada wartawan yang dihubungi melalui sambungan telepon.

Ditambahkannya, sikap gaya preman yang dilakukan Teru Bara ini sangat disayangkan. Pasalnya, kalau dia merasa tersinggung atau tidak benar dengan isi dari pemberitaannya, silahkan gunakan haknya seperti yang diatur dalam Undang-Undang Pers, bukan menggunakan cara preman.

“Dia bilang bahwa berita yang saya tulis tidak benar padahal yang bicara itu adalah ketua tim asistensi. Kalaupun berita saya tidak benar maka ada prosedurnya, bukan dia melakukan pengancaman seperti ini. Saya merasa keselamatan diri saya terancam,” ungkapnya.

Dengan membuat laporan polisi, menurut Boni Geti, adalah sebuah upaya hukum untuk memberikan pembelajaran kepada Teru Bara. bahwa profesi jurnalis harus bisa dihargai dengan menggunakan instrumen hukum yang diamanatkan oleh Undang – Undang Pers.

“ Kita wartawan tidak kebal hukum. Tapi kalau memang ada persoalan terkait tugas profesi ya harus diselesaikan juga dengan menggunakan aturan yang ada di undang-undang pers,” pungkasnya. ( Do Manlea)

 

Loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *