Pengelolaan SDM Bank NTT  Yang ‘Bobrok’ Jadi Temuan BPK

0
790
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com– Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) terhadap Bank NTT, menemukan bahwa pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bank itu belum memadai.

Bank-NTTPasalnya, Bank NTT belum memiliki perencanaan dan kebijakan SDM yang berbasis kinerja dan SDM belum memiliki kompetensi sesuai dengan kualifikasi. Selain itu strategi pemasaran Bank NTT juga ditemukan belum mencapai target DPK.

Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Direktur Utama bank NTT untuk menata kembali temuan tentang SDM bank yang belum memadai. Selain itu, managemen Bank NTT diminta untuk melanjutkan aktifitas pemasaran sesuai SOP dan mengkaji cost benefit program hadiah agar mencapai target DPK yang diharapkan.

Rekomendasi itu ialah menata ulang kepegawaian dengan analisis beban kerja, pelatihan pegawai yang cukup, reword dan punishment yang obyektif serta pengkajian berdasarkan kinerja individu.

Kepala BPK Perwakilan NTT, Dewi Ciantrini mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut bertujuan untuk menilai efisiensi produksi dan efisiensi operasional Bank NTT serta menilai efektifitas program Bank NTT dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah.

“Bank NTT sudah melakukan upaya positif dalam pengelolaan bank berdasarkan prinsip pengelolaan bank yang sehat, namun BPK masih menemukan beberapa permasalahan okok sehingga kami juga merekomendasikan beberapa hal untuk mengatasi permasalahan itu,” kata Dewi.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Eduardus Bria Seran mengatakan bahwa soal temuan itu adalah tentang dana pihak ketiga belum memenuhi anggaran untuk posisi bulan Juni, semester 1 atau triwulan 2 tahun 2015.

“Sedangkan ukuran keseluruhannya untuk tahun buku 2015 itu pada akhir Desember setelah menjalani Audit KAP,” katanya. (fatur)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here