Pemkot Kupang Melatih Pemandu Wisata Budaya Kuliner Dan Belanja

0
128

Kupang, fokusnusatenggara.com / 16 Juli 2019.

Para pelaku Pemandu Wisata Budaya (Kuliner dan Belanja) di kota Kupang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif sebagai upaya untuk menarik wisatawan. Tentunya untuk mewujudkan ini tidak terlepas dari SDM yang memadai.

“ Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT. Setiap saat selalu datang para pelancong wisatawan baik dalam dalam negeri dan manca Negara. Tentunya untuk membuat mereka betah dan member kesan positif sangat dibutuhkan SDM para pemadu wisata kuliner yang memadai ,” kata Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Pemandu Wisata Budaya (Kuliner dan Belanja) di Hotel New Aston ( 16/7).
Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan pelatihan bagi Pemandu Wisata Budaya (Kuliner dan Belanja) selama 4 (empat) hari, Selasa – Kamis, 16 sampai dengan 19 Juli 2019. Pelatihan yang berlangsung di Hotel New Aston ini dibuka Walikota Kupang Jefry Riwu Kore.

Menurutnya, bila dicermati secara saksama, esensi dari kegiatan ini sangat penting. Karena merupakan konkritisasi dari komitmen Pemerintah pusat dalam menunjang kepariwisataan dalam Kota Kupang khususnya peningkatan SDM para pelaku pemandu wisata budaya soal ketrampilan mengolah makanan dan minuman.
“ Peningkatan kemampuan dan ketrampilan dalam mengolah makanan dan minuman ini penting. Karena berdampak pada peningkatan tata kelola destinasi pariwisata maupun peningkatan kapasitas pelaku usaha kepariwisataan dalam rangka perbaikan kualitas layanan pariwisata ,” jelas Jefry Riwu Kore.

Dengan begitu harap Jefry Riwu Kore, diperlukan peningkatan kualitas menu kuliner sebagai upaya menarik wisatawan. “ Kalau SDM pemandunya memadai, ditambah kualitas menu yang baik tentunya akan menjadi daya tarik wisatawan. Mereka pasti akan betah, senang dan membawa kesan poisitif. Mereka akan membantu mempromosikan juga kepada rekan –rekan mereka yang lain untuk datang ke kota Kupang ,” ujar Jefry Riwu Kore.
Dia menyebutkan jika SDM para pemandunya bagus, tentunya akan membawa perubahan besar terutama dalam hal kuliner yang lebih beraneka ragam. “ Karena itu melalui pelatihan ini nanatinya akan membuat kota Kupang lebih siap lagi tampil sebagai destinasi wisata khususnya menampilkan keunikan kuliner-kuliner khas yang akan menjadi daya tarik wisata unggulan ”, harap Jefry Riwu Kore.

Selain itu Jefry Riwu Kore juga meminta Dinas Pariwisata Kota Kupang terus melakukan pendampingan dan memantau perkembangan pelaku usaha kuliner yang dilatih saat ini. “ Saya minta agar Dinas Pariwisata juga selesai pelatihan ini nanti terus melakukan pendampingan untuk memantau perkembangan mereka. Jika belum sesuai harus diarahkan sesuai teori yang telah diberikan ,” kata Jefry Riwu Kore.

Sementara itu Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Dra. Thruice Balina Oey, M.Si mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 40 orang. Pemateri / nara sumber antara lain Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Dr. Apris Adu, S.Pt., M.Kes, Kepala SMK Negeri 4 Kota Kupang, Semi Ndolu, S.Pd, Kepala Dinas Kesehatan, dr. I Wayan Ari Wijana. S. Putra, M. Si dan 3 (tiga) orang Chef.


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here