Pemkab Malaka Luncurkan KRPL Guna Cegah Stunting

0 225

BETUN,fokusnusatenggara.com- Persoalan Stunting atau gagal pertumbuhan pada anak, terutama pada otak dan tubuh, merupakan soal yang serius bagi bangsa ini. Upaya pemerintah terus dilakukan guna menekan angka stunting yang terus meningkat. Banyak cara dilakukan seperti pemberian bantuan gisi bagi keluarga miskin, hingga bantuan berupa dana tunai.

Di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pemerintah setempat mencanangkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KPRL) sejak tahun 2019, sebagai upaya untuk menekan angka pertumbuhan stunting. Program yang dikelolah oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, sejauh ini berjalan baik.  Untuk tahun 2019 sendiri, Program KPRL sudah menyasar 10 kelompok usaha, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 50 juta per kelompok.

“ Kegiatan ini kami fokus benar pada ibu rumah tangga yang menjadi anggota kelompoknya, denagn jumlah orang per kelompok maksimal 30 orang,” ujar Vetriadi Aspri Manek, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kabupaten Malaka, kepada fokusnusatenggara.com, Selasa 22 April 2020.

Dijelaskannya, jenis kegiatan yang dilakukan hanya memanfaatkan pekarang rumah, untuk menjalankan usaha, semisal ternak ikan, pengolahan sayur dan bumbu dapur, hingga beternak ayam. Selain untuk mencegah stunting, tentu dari sisi ekonomi, bisa meningkatkan pendapatan dalam rumah tangga dan kelompok penerima.

“ Jadi masyarakat sisa siapkan lahan di pekarangan rumah, petugas turun survey kelengkapan administrasi dan teknis, untuk dieksekusi kalau memang telah lengkap dan layak,” ungkap alumnus Fakultas Ekonomi Unwira Kupang ini.

Berdasarkan data yang ada, bebernya, untuk tahun 2020 ini dari 10 kelompok penumbuhan, hanya 5 kelompok yang mendapatkan kucuran dana sebesar Rp. 15 juta per kelompok. Kelima kelompok tersebut terdapat di tiga kecamatan. “ Tahun ini hanya ada tiga kecamatan penerima saja, yakni Malaka Timur, Weliman dan Wewiku. Jumlah penerima terbanyak ada di Kecamatan Wewiku sebanyak tiga kelompok,” pungkasnya. (sintus)    

Comments
Loading...