Pedagang Unggas Pasar Baru Atambua Menolak Direlokasi

0
747
Loading...

ATAMBUA,fokusnusatenggara.com – Puluhan pedagang unggas yang seharinya berjualan di Pasar Baru Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak untuk direlokasi oleh pihak Satgas Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, untuk menempati lapak yang berada di Pasar Lolowa dan Fatubenao. Para pedagang menolak direlokasi dengan alasan adanya diskriminasi.

tertibkan-penjual-ayam“ Kami tidak akan pindah, sebab hanya kami saja penjual ayam potong yang pindah. Sedangkan pedagang sayur, ikan dan yang lain tidak ikuti dipindahkan. Kalau mau kosongkan ya semua padagang dipindahkan, bukan hanya kami saja,” ungkap Fatima, salah seorang penjual ayam potong.

Menurutnya, alasan yang dipakai pihak Disperindag adalah menciptakan jantung Kota Atambua yang bersih dan asri. Tetapi kenapa yang direlokasi hanya kami saja, sedangkan pedagang lainnya tidak.

Sementara itu, Kadisperindag Kabupaten Belu, Florianus Nahak, kepada wartawan menjelaskan, pengosongan pedagang baik ayam potong maupun ayam kampung di jantung Kota Atambua sebagai contoh agar pasar dalam kota bebas dari penjualan ternak.

“ Semua direlokasi ke tempat yang telah ditentukan yakni RPH pasar lama Fatubenao dan pasar Lolowa. Sebab sangat tidak elok kalau di jantung kota ada pasar ternak. Sebab limbah dari hasil ternak akan mengganggu aktifitas masyarakat,” ungkapnya. (Fidel Atok)

Foto : Aktifitas pembongkaran lapak di Pasar baru Atambua

Sumber Foto : kilastimor.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here