Masyarakat Ancam Boikot Lokasi Pembangunan Bendungan Napun Gete

  • Bagikan

MAUMERE,fokusnusatenggara.com- Puluhan masyarakat pemilik tanah di lokasi pembangunan Bendungan Napun Gete, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengancam akan lakukan boikot pembaungan tersebut, apabila proses pembayaran ganti rugi lahan tidak diselesaikan dalam bulan ini.

16106655_747876785367375_258431680_o “ Kalau sampai bulan ini belum juga dibayar ganti rugi lahan kami, kami akan boikot pembangunan tersebut,” tegas paulus Yan Sani, koordinator masyarakat pemilik lahan, saat dengar pendapat dengan pihak DPRD dan Pemerintahan Kabupaten Sikka, di Gedung DPRD Sikka, Senin, 16 Januari 2017.

Baca Juga :  Tiga Kota Sumbang Inflasi Terbesar Di NTT

Ditambahkannya, pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, dinilai telah lakukan pembohongan. Pasalnya, pada saat lakukan pematokan, mereka berjanji akan menyelesaikannya pada Desember 2016. Namun hingga saat ini belum juga dilakukan. Padahal, saat ini pekerjaan sudah sampai tahap pengukuran dan penggusuran lahan.

“ Mereka janji bahwa semua biaya pembebasan lahan akan selesai pada saat pematokan lokasi. Namun sampai saat ini juga belum dilakukan. Kami tidak mau ditipu dengan cara seperti ini,” tegasnya.

  • Bagikan