Lewat Simpel, Bank NTT Kalabahi Buka 5.941 Rekening Baru

  • Bagikan

Berbicara soal Program Simpanan Pelajar (Simpel) Bank NTT, program ini baru dilaunching pada 20 Desember 2016, bertepatan dengan HUT Provinsi NTT ke- 60.  Di Hotel Aston Kupang – NTT.

Dalam acara yang ditandai penyerahan tabungan SIMPEL kepada beberapa pelajar tingkat SD hingga SMA oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Pusat bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S. Soetiono, mendapat respon yang baik dari Gubernur NTT, Frans Leburaya selaku Pemegang Saham Pengendali.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya,  dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, kehadiran Simpanan Pelajar (SIMPEL) akan memberikan kebanggaan dan rasa memiliki yang lebih bagi pelajar.  Ia mengharapkan agar program Simpel dapat dilakukan secara konsisten dan lembaga keuangan selain berbisnis juga wajib melaksanakan kegiatan edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Koperasi Harus Mensejahterakan Masyarakat

“ Simpel harus menjadi kebanggan Bank NTT. Para pelajar harus diberi edukasi bahwa dengan gemar menabung sejak dini, para siswa kita bisa menata dan melakukan investasi akan masa depan mereka,” harap Leburaya.

Pelaksana Direktur Utama (PLT)Bank NTT Eduardus Bria Seran, kepada wartawan dalam berbagai kesempatan mengatakan, bersama Bank NTT dirinya  berjanji akan memberikan warna tersendiri melalui program Simpel.

“ Saya akan berusaha bersama direksi lainnya memberikan yang terbaik buat Bank NTT. Program Simpel akan memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter anak NTT, yang diajarkan disiplin dan tertib menabung sejak dini. Saya minta kita semua elemen masarakat NTT bisa mendukung program ini,” jelas Bria Seran kepada wartawan di Labuan Bajo, Akhir Maret 2017.

Baca Juga :  Bandara El-Tari MOU Dengan Stasiun Karantina Ikan

Anggota Dewan Komisioner OJK Pusat, Bidang Edukasi dan perlindungan Konsumen, Kusumaniangtuti S Soetiono menjelaskan,  Program Simpel adalah adalah bagian dari Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI), guna meningkatkan tingkat pemanfaatan dan literasi  keuangan sejak dini di kalangan pelajar.

“ Survey OJK pada tahun 2013 menunjukkan bahwa indeks inklusi keuangan nasional sebesar 59,7 persen dengan tingkat literasi sebesar 21,8 persen. Sementara data dari Bank Dunia menunjukkan inlusi keuangan Indonesia pada tahun 2014 hanya sebesar 36 persen. Untuk mengatasi persoalan tersebut pemerintah mengeluarkan Perpres agar pada tahun 2019 indeks inklusi keuangan nasional bisa naik ke level 75 persen dari data Bank Dunia tahun 2014. Sedangkan kehadiran Simpel diharapkan dapat membangun budaya menabung sejak dini kepada pelajar. Saat ini NTT memiliki 7.117 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 1.317.998 siswa dari total populasi NTT 5,2 juta jiwa sehingga nantinya Simpel dapat mencakup 20 persen dari penduduk NTT,” jelasnya seperti yang dikutip lewat siaran pers humasbankntt.com.

Baca Juga :  Pasar Perbatasan Raihat Mulai Difungsikan

Dalam pembukaan rekening baru Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) syaratnya sangat muda. Cukup para pelajar menunjukan akte kelahiran, lalu semua bisa diproses tanpa biaya administrasi. Untuk pembukan rekening baru biayanyapun sangat murah yakni Rp. 5.000 (lima Ribu Rupiah). Selain itu, pihak Bank NTT juga memberikan reward atau penghargaan berupa perlengkapan tulis bagi siswa yang rajin menabung. (Jeff Taolin/advertorial)

 

  • Bagikan